Politik

Wujud Toleransi 3 Pilar Bantu Bersihkan Pura Jelang Hari Raya Nyepi








Kediri (beritajatim.com) – Sebagai bentuk toleransi antar umat beragama, menjelang peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1943, Tiga Pilar Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri melakukan kerja bakti membersihkan sebuah Pura. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kerja bakti dilaksanakan di Pura Marga Widya Dusun Mbodag Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri ini. Sebelum acara dimulai seluruh masyarakat yang hadir wajib mencuci tangan dan memakai masker.

Tiga Pilar Kecamatan Puncu yang terdiri dari Perangkat Kecamatan, Kepolisian, TNI serta masyarakat lain dari berbagai agama melakukan kerja bakti pembersihan pura menjelang perayaan Hari Nyepi Tahun Baru Caka 1943 yang jatuh pada 14 Maret 2021.

Baca Juga:

  • Pemkab Kediri Siapkan Gedung Isolasi Baru Bagi OTG Covid-19
  • Opini WTP, Wujud Transparansi Pengelolaan Keuangan Pemkab Kediri
  • 100 Pedagang Pasar Induk Pare Kediri Jalani Rapid Test
  • Bandara Kediri Sanggup Tampung 10 Juta Orang Per Tahun
  • BPBD Kabupaten Kediri Tangani Bencana Tanah Longsor dan Banjir 2 Kecamatan

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama yang selama ini terus dijaga dan dilestarikan,” ujar AKP Bowo Wicaksono, Kapolsek Puncu.

Selain melakukan kerja bakti membersihkan lokasi Pura, kegiatan ini juga dilakukan dengan membuat berbagai kelengkapan umat Hindu saat melakukan ibadah, dengan tujuan saat melakukan ibadah dapat dilakukan secara khuPilar pilar juga memberikan bantuan kepada umat hindu yang beribadah di pura ini, bantuan diberikan secara simbolis.

“Kegiatan ini rutin yang setiap tahun selalu dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada kelompok agama Hindu saat merayakan Hari Raya Nyepi. Selain di Pura ini, juga dilakukan kegiatan serupa di pura lain di wilayah Kecamatan Puncu,” tambah mantan Kasubbag Humas Polres Kediri itu.

Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1943 akan diperingati pada 14 Maret 2021. Hari Raya Nyepi adalah hari pergantian tahun saka (isakawarsa) yang dirayakan setiap satu tahun sekali oleh masyarakat beragama Hindu.

Nyepi diperingati sehari sesudah tileming kesanga pada penanggal 1 sasih kedasa. Nyepi bagi umat Hindu berarti memohon kepada Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk melakukan penyucian buana alit (manusia) dan buana agung (alam dan seluruh isinya). [nm/kun]







The post Wujud Toleransi 3 Pilar Bantu Bersihkan Pura Jelang Hari Raya Nyepi first appeared on beritajatim.com.