Uncategorized

Polda Riau Ungkap Penyelundupan 55 Kg Sabu dan Extacy di Perkirakan nilai jumlah uang Rp 69 Miliar

barang haram tersebut memang berasal dari Malaysia dan dibawa lagi  dengan melalui jalur air ke Bengkalis. Agar tidak mudah di ketahui oleh pihak kepolisian.

Google Berita PEKANBARU terkini – Kepolisian Resort Bengkalis dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau telah berhasil menggagalkan usaha penyelundupan narkoba yang diperkirakan dikirim dari Malaysia itu ditaksir memiliki nilai jumlah uang  Rp 69 Miliar. Dan Nilai narkoba ini ditaksir berdasarkan harga jual barang haram itu di Indonesia.

Polisi Resort Bengkalis menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras polisi dalam melakukan penyelidikan ternyata berhasil menyita sebesar 55 kilogram (kg) sabu dan 46.718 pil ekstasi warna pink. Barang narkoba tersebut disita dari tiga orang pelaku yang memang sudah berperan sebagai kurir narkoba di daerah riau Yang berinisial AN (27), DP (25) dan JU (25).

UNGKAP KASUS SABU-SABU

Google Berita Tangkapan terbesar sepanjang sejarah kepolisian Kapolda Riau Irjen Pol Nandag, Juga menyebutkan narkotika tersebut akan diedarkan dan di pasarkan di wilayah Pekanbaru, Riau dan juga sekitar kota Palembang. “Kasus ini pun diungkap Polsek Kota Bengkalis dan Polres Bengkalis,” ujar Nandang saat konferensi pers pengungkapan kasus narkoba tersebut, Rabu (2/5/2018).

Kepolisian Kapolda Riau Irjen Pol Nandag menjelaskan, penangkapan sabu dan ekstasi berskala besar ini sudah dilakukan di dua lokasi di wilayah Bengkalis. Pekanbaru Lokasi pertama di Pelabuhan Roro Desa Air Putih, petugas menangkap dua tersangka DP dan JU di dalam mobil travel yang akan berangkat menuju ke daerah Pekanbaru.

“kedua tersangka ini juga membawa narkoba sebanyak 25 kilogram sabu-sabu dan 4 bungkus ekstasi yang berisi 20.800 butir ,” Ungkap Nandang.Dan Setelah dilakukan pengembangan dan penyeledikan kata dia, petugas dari pihak kepoisian juga menangkap AN di Jalan Imam Bulkim di Desa Pasiran Bantan, Bengkalis. Tersangka AN yang merupakan satu jaringan ini pun menunjukkan rumah pelaku penerima barang tersebut berinisial RO di Desa Jangkang.

“Buronan pembawa narkoba berinisial RO melarikan diri sebelum adanya petugas kepolisian datang. Dan juga Petugas kepolisian Riau menemukan 30 kilogram sabu-sabu dan 5 bungkus ekstasi yang berisi 25.918 butir. RO juga sudah ditetapkan oleh kepoliian sebagai DPO (daftar pencarian orang),” ungkap Nandang. Buru Tersangka Lain-nya Selain RO, petugas juga sedang mengejar atau memburu JF dan FI yang diduga juga sebagai jaringan penyelundup narkoba ke Riau. Ucap Nandang, barang haram tersebut memang berasal dari Malaysia dan dibawa lagi  dengan melalui jalur air ke Bengkalis. Agar tidak mudah di ketahui oleh pihak kepolisian.

 

Pelaku yang memang sudah berperan sebagai kurir narkoba

“Perencanaan yang sudah di susun dengan rapi , Akhirnya di jalankan dengan Modus pertama yang di lakukan oleh si pelaku adalah  memasukkan barang ke dalam tas koper, tas ransel juga  kotak blender,” Baca juga : Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu… Dia mengatakan, ketiga tersangka yang ditangkap itu pun mengaku sebagai kurir.Dan Para pelaku diberi upah sebesar Rp 10 juta dalam sekali pengiriman narkotika tersebut. Dan juga Salah satu pelaku sudah melakukan tiga kali aksi penyelundupan narkoba ke Riau.

Dia menyebutkan, barang bukti 55 kg sabu yang ditangkap ini adalah senilai Rp 55 miliar. Sedang 46.718 pil ekstasi adalah senilai Rp 14 miliar. “Kami telah berhasil mencegah 321.000 orang dari penyalah gunaan narkotika,” ucap Nandang. Ketiga tersangka yang ditangkap, kata dia, dijerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 Jo Pasal 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika diancam hukuman mati.

Polda Riau juga memberikan reward dan punishment atas kinerja jajarannya.Prestasi personel ini bisa diberi dengan berbagai macam penghargaan, mulai dari piagam, hingga  juga rekomendari pendidikan kepolisian.

“Tentunya prestasi di jajaran Polda kita kembangkan dengan reward dan punishment. Personel berprestasi kita juga berikan penghargaan ke mereka, bisa juga berupa promosi bisa juga dengan rekomendasi pendidikan, untuk  memacu semangat personel,” ungkap nya )

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of