Politik

Wakil Ketua DPRD Surabaya Soroti Bangunan Balai RW dan Kota Layak Anak

beritajatim.com Wakil Ketua DPRD Surabaya Soroti Bangunan Balai RW dan Kota Layak AnakAde Mas Satrio Gunawan



Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti menyoroti kondisi balai RW yang tersebar se-Surabaya agar mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot). Hal itu disampaikan saat dirinya menghadiri agenda Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Surabaya Tahun 2023.

Reni menekankan bahwa balai RW memiliki fungsi untuk berbagai macam kegiatan di samping pelayanan warga. Karenanya, perlu pembenahan agar kondisi balai RW representatif.

“Itu (balai RW) juga punya fungsi kesehatan, kegiatan kader kesehatan. Digunakan juga untuk fungsi pendidikan yaitu Pos PAUD Terpadu (PPT) dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM),” katanya secara daring, Kamis (3/1/2022).

Hal tersebur, katanya, berkesesuaian dengan apa yang Wali kota Surabaya kerap arahkan agar pelayanan publik semakin dekat kepada warga. “Nah, bagaimana kita support balai RW menjadi representatif, multifungsi, dan bisa digunakan secara nyaman sebagai salah pusat kegiatan masyarakat dalam berkontribusi memajukan Kota Surabaya,” jelasnya.

Baca Juga:

  • Libur Nataru Terapkan PPKM Level 3, Ketua DPRD Surabaya: Dukung Kebijakan Pusat
  • DPRD Surabaya Minta Warga Donor Plasma Konvalesen
  • Sering Kemalingan, DPRD Surabaya Dorong Pemkot Tambah Sarpras Rusunawa Tambak Wedi
  • Tentukan Nasib Jembatan Bambu Mangrove Mangkrak DPRD Surabaya Agendakan Hearing
  • DPRD Surabaya Tagih Rencana Wali Kota Buka RHU

Legislator PKS ini menyampaikan demikian lantaran saat turba (turun bawah) dan menerima aduan warga masih menemui kondisi balai RW tidak layak bahkan masih ada yang tidak terpasang air PDAM hingga belum memiliki toilet. “Ini saya kira menjadi catatan, oleh karena itu terkait dengan support anggaran sarana prasarana termasuk bangunan fisik balai RW ini minta untuk menjadi perhatian juga,” bebernya.

Terkait hal ini, Reni mendorong pemkot agar melakukan mapping dan klasterisasi status tanah balai RW hingga kelayakan setiap balai RW untuk kemudian dapat dicari jalan keluar solusinya.

Selain itu, Reni juga menyampaikan perhatian tentang Surabaya sebagai kota layak anak agar terua dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. “Salah satu indikatornya adalah menciptakan program kegiatan yang ramah anak, baik itu di sekolah maupun juga di lingkungan tempat tinggal anak-anak di perkampungan,” katanya.

Reni menjelaskan bahwa anak-anak berada pada lingkup tiga segitiga pendidikan yang sangat dipengaruhi oleh keluarga, sekolah, dan lingkungan. “Saya mendorong roadmap penguatan 3 sektor ini terus dilakukan. Tidak hanya sekolah, tapi juga lingkungan. Lingkungan disini terkait sarana dan prasarana, serta kegiatan-kegiatan yang memberikan ruang positif kepada anak serta pemanfaatan internet di era digital,” bebernya.

Bagi Reni penguatan sekolah ramah anak dan ketahanan keluarga juga harus mendapat perhatian pemerintah kota. “Jika kita bicara SDM unggul di masa depan, anak-anak Surabaya harus benar-benar kita perhatikan,” pungkas Reni.(asg/kun)





The post Wakil Ketua DPRD Surabaya Soroti Bangunan Balai RW dan Kota Layak Anak first appeared on beritajatim.com.