Politik

Waduh! Enam Bacalon Bupati Kediri Tereliminasi

googleberita

Kediri (beritajatim.com) – Enam bakal calon Bupati Kediri tereliminasi dalam penjaringan Partai Gerindra. Hal ini terbukti, saat tahap uji publik hanya diikuti tiga bacalon dari total sembilan yang mendaftar di partai berlambang Kepala Burung Garuda tersebut.

Tiga bacalon yang melaju dalam tahapan uji publik tersebut antara lain, Wakil Bupati Kediri, Drs. Masykuri Ikhsan, M.M, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri Drs. H. Mujahid, M.M, dan Supadi, SE, selaku Kepala Desa Tarokan. Sedangkan enam bacalon yang harus ‘angkat kaki’ dari Partai Gerindra masing-masing, pengusaha Ir. H. M. Insaf Budi Wibowo, SH, Dr. Sukma Sahadewa, S.H, H. M. Ridwan, S.Pd, Drs. Rahmat Mahmudi, M.Si, dan Tjetjep Mohammad Yasien.

“Enam peserta penjaringan gugur saat fit proper test. Mereka tidak sanggup menjawab beberapa pertanyaan. Diantaranya, nama bakal calon pasangannya dan penjaringan di partai lain. Gerindra hanya lima kursi, tentu tidak bisa memberangkatkan sendiri. Oleh sebab itu, peserta harus mengikuti penjaringan di partai politik lainnya. Ataupun sudah ada komunikasi dengan partai lain yang akan mengusungnya bersama Gerindra. Dari sembilan, hanya tidak yang tanda tangan untuk tahap selanjutnya hari ini,” tegas Sekretaris Jendral (Sekjen) DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri, Abdul Rozaq, Sabtu (25/1/2020).

Baca Juga:

  • Bunda Yekti Ramaikan Bursa Pemilihan Bupati Kediri 2020
  • Pilbup Kediri 2020, Mujahid – Eko Ambil Formulir Partai Gerindra
  • Jadi Kuda Hitam, Eks Ketua KPU Kabupaten Kediri dapat Restu Ketua PCNU
  • Bawaslu dan Polresta Kediri Segera Bentuk Tim Sentra Gakumdu

Sementara itu, hari ini ketiga bacalon Masykuri, Mujahid dan Supadi mengikuti uji publik di Kantor Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem Kediri. Ketiganya menyampaikan visi misi dan programnya kepada segenap jajarangan pengurus Partai Gerindra Kabupaten Kediri dan juga kader maupun di seluruh kecamatan.

Masykuri yang berkesempatan pertama dalam menyampaikan visi-misi di hadapan audience mengatakan, jika terpilih nantinya, optimalisasi birokrasi akan dikedepankan. Wakil Bupati Kediri dua pereode ini juga akan meningkatkan pemerintahan dengan program e-government.

Setelah Masykuri, kemudian giliran Mujahid yang didampingi oleh wakilnya Eko Ediono. Mereka mengatakan akan meningkatkan pelayanan masyarakat di semua lini. Pihaknya juga berjanji akan mengabdi sepenuh hati untuk masyarakat Kabupaten Kediri, jika nanti rekom turun padanya.

Bacalon terakhir yang memaparkan tentang visi-misinya adalah Supadi. Kepala Desa fenomenal karena beberapa kasusnya tersebut berjanji akan memajukan Kabupaten Kediri lebih baik dari sekarang. Berbekal pengalaman melayani rakyat kecil di tingkat desa, dirinya berjanji akan mensejahterakan rakyat kecil dan kurang mampu.

Namun ada yang menarik dalam ajang uji publik tersebut, kedua bacalon yakni, Mujahid dan Supadi tampak dihadiri oleh beberapa pendukungnya. Mereka berdua juga memasang alat peraga bergambar dirinya di beberapa titik lokasi uji publik. Sedangkan Masykuri, tidak tampak ada alat peraga di lokasi.

Sementara itu, usai pemaparan visi misi, dilaksanakan votting suara oleh internal partai. Kemudian hasil ini akan digunakan sebagai referensi DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri untuk diserhakan ke DPP Partai Gerindra di Jakarta. [nm/kun]