Politik

Wabup Pamekasan Serahkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak Covid-19 di Desa Sotaber, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Kamis (4/6/2020).

Hal tersebut dilakukan di sela-sela kegiatan peresmian ‘Kampung Tangguh’ peduli dampak pandemi, bersama Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari bersama Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf M Effendi.

“Pertama kami sampaikan terima kasih kepada Polres Pamekasan, Kodim Pamekasan, aparat desa, tenaga kesehatan hingga masyarakat. Selain itu kami juga mengapresiasi atas keberadaan Kampung Tangguh yang digagas Polda Jatim bersama Kodam Jatim,” kata Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e.

Baca Juga:

  • Diskop-UMKM Siapkan Rp 2 M Tekan Angka Pengangguran di Pamekasan
  • BPJS Apresiasi Rencana Penerbitan Kartu Pamekasan Sehat
  • Kondisi Pasar 17 Agustus kini Memprihatinkan
  • Lagi, 1 Warga Pamekasan Terinfeksi Covid-19

Pihaknya berharap keberadaan kampung tangguh tersebut, nantinya juga dapat mengetuk desa lain untuk melakukan hal serupa. Sebab gagasan tersebut menjadi langkah konkrit untuk mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Pamekasan.

“Dengan adanya kampung tangguh ini, kita berharap semoga kedepan juga diikuti oleh desa lainnya. Sebab dengan itu, kita insya Allah sanggup menghadapi pandemi ini, tidak hanya Covid-19 tapi juga jenis pandemi lainnya,” sambung wakil Badrut Tamam ini.

Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e (pakai topi) menyerahkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 di sela kegiatan peresmian ‘Kampung Tangguh’.

Selain itu, pihaknya juga menilai jika keberadaan kampung tangguh sebagai langkah antisipatif menghadapi pandemi Covid-19. “Hal ini menandakan akan langkah antisipatif dan kesiapan menghadapi pandemi ini, sekaligus dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” tegasnya.

” Namun tidak kalah penting dari semua ini, keberadaan kampung tangguh tentunya dapat menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sebab jika kamtibmas sudah siap, insya Allah kita akan selalu diberi keamanan dan kenyamanan,” imbuhnya.

Baca Juga:

  • Pengamanan Nataru, Polres Pamekasan Siagakan 561 Personil Gabungan
  • Anggota TNI-Polri Ngaji Bersama Demi Kedamaian Bangsa
  • Massa Bersenjata Tajam Demo Mapolres Pamekasan
  • Ditagih Hutang, YAP Aniaya Pemberi Hutang

Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Sekalipun hingga saat ini masih dilakukan berbagai upaya untuk mencetak vaksin sebagai langkah antisipasi. “Semoga di lokasi ini tdak ada yang terpapar, tetapi kita harus selalu waspada dengan selalu menerapakan pola hidup sehat demi mengantisipasi sekaligus menghindari penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Seperti diketahui, keberadaan kampung tangguh di Pamekasan ditandai dengan peresmian yang dilakukan di tiga desa berbeda di Pamekasan. Selain di desa Sotaber, juga diresmikan kampung tangguh di kecamatan Proppo, yakni di Desa Pangorayan dan Desa Toket.

Sementara berdasar update peta sebaran Covid-19 yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, saat ini terdata sebanyak 35 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Meliputi 19 orang dalam perawatan, 9 orang dinyatakan sembuh dan sebanyak 7 orang lainnya meninggal.

Sementara status pasien dalam pengawasan (PDP) terdata sebanyak 67 orang, terdiri dari sebanyak 44 orang yang tengah dalam pengawasan, sebanyak 12 orang dinyatakan selesai dan sebanyak 11 orang lainnya meninggal.

Sedangkan untuk orang dalam pantauan (ODP) terdata sebanyak 476 orang, mereka terdiri dari  467 orang dinyatakan selesai dilakukan pemantauan, sedangkan sebanyak 12 orang lainnya dalam proses pemantauan. [pin/suf]