Politik

Wabup Bojonegoro Akan Berikan Kesaksian Dugaan Pencucian Uang PI Blok Cepu

googleberita







Bojonegoro (beritajatim.com) – Wakil Bupati (Wabup) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Budi Irawanto dipanggil Penyidik Reserse Kriminal Khusus Subdit II Perbankan Polda Jatim untuk memberikan keterangan terkait penyidikan tindak pidana yang sedang diselidiki di Kabupaten Bojonegoro.

Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Wawan itu membenarkan, bahwa dia telah menerima surat panggilan untuk memberikan keterangan sebagai saksi dugaan tindak pidana penggelapan dan atau penggelapan dalam jabatan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam pengelolaan Participating Interest (PI) Blok Cepu. “Iya, besok datang (memberi keterangan) sebagai saksi,” ujarnya kepada junalis beritajatim.com, Selasa (22/9/2020).

Baca Juga:

  • Pemkab Bojonegoro Lebih Cepat Deteksi Virus Corona
  • Bapenda Bojonegoro Uber Pajak dari Tanah Uruk Proyek JTB
  • Dua OPD di Pemkab Bojonegoro Belum Jalankan Rekomendasi BPK
  • TMA Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Siaga Kuning
  • Pemkab Bojonegroro Perlu Antisipasi Anjloknya Harga Minyak Dunia

Dalam surat panggilan yang diterimanya itu, dia akan diperiksa besok (23/9/2020) mulai pukul 09.00 WIB. Keterangan yang diberikan untuk melengkapi proses penyidikan dugaan pidana sesuai Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 374 KUHP dan atau Pasal 3, Pasal 4 dan 5 Undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Dalam kasus tersebut, diduga melibatkan salah satu oknum pejabat di Pemkab Bojonegoro berinisial SY (57) yang saat itu menjabat sebagai Plt Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro yang mengelola penyertaan modal (PI) Blok Cepu.

Dalam kasus tersebut diduga SY pada akhir tahun 2019, telah memindah dana setoran dari Bagi Hasil PI Blok Cepu dari giro CIMB ke BNI sebesar Rp100 miliar tanpa persetujuan pemilik saham lainnya. Dari pemindahan tersebut SY diduga mendapat cash back atau dana promosi sebesar Rp600 juta.

Dari cash back tersebut, Rp300 juta diduga digunakan wisata ke Bali bersama dengan 38 OPD di lingkup Pemkab Bojonegoro, Rp75 juta digunakan untuk pembelian tenda pedagang kaki lima dan sisanya digunakan untuk kegiatan lain. [lus/kun]








The post Wabup Bojonegoro Akan Berikan Kesaksian Dugaan Pencucian Uang PI Blok Cepu first appeared on beritajatim.com.