PeristiwaVideos

Video Jonathan Dunan:Tendang Bocah&Percekcokan Dgn Ibu Bocah

Terjadi adu mulut di antara Jonathan Dunan dengan sang ibu dari bocah yang ditendang olehnya.

Jonathan menendang anak kecil karena kesal anaknya terlempar

Jonathan Dunan, namanya menjadi viral di media sosial, karena ia disebut-sebut sebagai pria yang tega menendang seorang anak laki-laki di arena bermain di dalam Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara. Cerita ini beredar di pesan berantai hingga media sosial, Jumat 24 April 2018.

Terjadi cekcok/adu mulut antara ibu dari anak laki-laki yang ditendang, dengan Jonathan Dunan, yang menendang anak laki-laki itu karena melihat anak perempuannya jatuh/terlempar dikarenakan ayunan dari anak laki-laki tersebut. Perseteruan itu terjadi di area tempat bermain, lantai tiga Mal Kelapa Gading. Dalam video itu terdengar percakapan dan adu mulut, bahwa ibu dari anak laki-laki yang ditendang oleh Jonathan itu tidak terima punggung putranya ditendang.

“Anak saya nangis pak ditendang-tendang seenaknya. Namanya area playground, awasi anak Anda dengan baik. Jangan main tendang, bisa ngomong!! saya tidak pernah main tendang sama anak saya,” ujar wanita itu dalam video tersebut.

Pria itu pun tidak tinggal diam. Ia membalas dengan mengatakan, “Anak ibu main ayunan ngawur begini-begini. Anakmu awasi juga, anakmu juga dijaga, anakku bayi, anakku juga gak pernah di begitukan”.

Jonathan mengaku, menendang punggung putra dari wanita itu karena merasa kesal, putrinya yang masih balita terpental karena terkena ayunan yang sedang ditunggangi oleh anak laki-laki tersebut.

“Saya sedang duduk, jarak lima meter, lalu melihat anak saya yang sedang anteng main terpental kena ayunan bocah laki-laki itu. Anak saya umurnya masih kurang dari tiga tahun, kurus, kalau dia gegar otak bagaimana. Saya langsung refleks nendang bocah itulah. Kalau cuma jatuh lalu bangun sih tidak masalah,” ujar Jonathan.

Menurut Jonathan, anak laki-laki itu bermain ayunan tidak beraturan dan tinggi hingga mengakibatkan putrinya terpental.

“Kejadian lusa kemarin sekitar pukul 18.00 WIB. Bocah yang main ayunan itu bongsor, gede, gemuk. Dia naik ayunan hampir 90 derajat, bisa dibayangkan gimana paniknya saya. Saya sudah minta cek CCTV tapi sekuriti tidak merespons,” ujarnya.

Jonathan tidak takut dan tidak mempedulikan jika nantinya ia dilaporkan ke pihak berwajib. Karena baginya, keselamatan anaknya lah yang paling penting.

“Saya tidak mau damai dan dia bilang mau nuntut, saya panjangin juga nanti karena perbuatan bocah itu sangat membahayakan keselamatan orang lain. Saya sudah meninggalkan KTP dan nomor handphone saya kepada sekuriti. Saya lebih takut kalau anak saya mengatakan bapaknya tidak membela. Saya gapapa dibilang orang pengecut,” ujar Jonathan.

Tak hanya itu, mengenai video yang beredar di pesan berantai hingga media sosial pun tidak dibuat pusing.

“Kebetulan saya dari Surabaya dan sudah pulang. Saya tidak ambil pusing video beredar di Whatsapp dan Facebook,” tutupnya.

Jadi, bagaimana menurut pendapat anda? Pihak manakah yang menurut anda benar?

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of