Politik

Tingkatkan PAD, Pemkab Ponorogo Bakal Maksimalkan Pajak Hotel dan Restoran

googleberita

Ponorogo (beritajatim.com) – Wakil Bupati Soedjarno mengatakan Pemkab Ponorogo masih bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) lewat pajak restoran dan hotel. Namun, masih perlu langkah yang intensif untuk menggali pendapatan dari dua sumber PAD tersebut. Dengan begitu dari pajak hotel dan restoran pemasukannya sudah bisa diharapkan.

Baca Juga:

  • Pemkab Ponorogo Buka 295 Lowongan untuk PPPK
  • Dana Pilkada Ponorogo Tak Pengaruhi Program Prioritas
  • Pemkab Ponorogo Butuh Anggaran Rp 25 Milyar untuk Pilbup 2020
  • Kemensos RI Berencana Tambah Kuota PKH Untuk Warga Ponorogo
  • Training Sekolah Sehat Jadikan UKS Media Pembelajaran

“Pendataan yang akurat terhadap hotel dan restoran penting untuk dilakukan. Supaya pendapatan dari dua sektor tersebut bisa dimaksimalkan,” kata Wabup Soedjarno, Sabtu (19/10/2019).

Soedjarno menyebut bahwa potensi PAD Ponorogo selama ini berasal dari beberapa sumber. Yakni dari penerangan jalan umum (PJU), reklame, pajak bumi bangunan (PBB). Ketiganya menyumbang PAD yang cukup besar untuk Pemkab Ponorogo. Namun, pendapatan itu sebagian juga kembali dikeluarkan untuk sektor tersebut. Dia mencontohkan pajak dari PJU, dikeluarkan lagi untuk perawatan ataupun penggantian lampu jalan. “PBB, reklame dan pajak PJU menyumbang pemasukan PAD cukup besar untuk Pemkab Ponorogo,” katanya.

Soedjarno menambahkan jika pihaknya tidak bisa seenaknya mematok target tinggi terhadap PAD tahun depan. Karena setiap sumber PAD punya perhitungannya sendiri. “Menaikan target PBB itu ada rumusnya, tidak gampang juga mengukur dari nilai jual objek pajak (NJOP),” pungkasnya.(end/kun)