Uncategorized

Viral Jonathan Dunan menendang bocah laki-laki sampai memar

Tak terima anaknya ditendang, ibu korban melabrak Jonathan. Keduanya pun terlibat cek-cok hingga menyita perhatian pengunjung.

Aksi Jonathan tendang bocah bermula saat anaknya tersenggol di playgorund.

Google Berita Seorang laki laki yang disebut sebut dengan bernama Jonathan Dunan menjadi merasa tidak nyaman / tidak tenang  setelah tersebar nya video viral di berbagai media sosial karena dia telah disebut menendang seorang bocah laki-laki yang sedang bermain ayunan di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pria yang tinggal di Surabaya itu pun memberikan klarifikasinya kepada media masa tentang cerita penendangannya terhadap bocah kecil yang berusia 7 tahun , Dan Pada hari Sabtu (28/4/2018) dia pun membeberkan kronologis cerita nya saat kejadian hari itu, Bahwasan nya dirinya tidak ada maksud untuk melukai atau menendang bocah berbaju biru yang sedang bemain ayunan  ketika itu di arena bermain di sebuah mall kelapa gading.

Saat kejadian tersebut Video pertengkaran antara kedua orang tua pun terjadi dan menjadi begitu sangat ramai di sebuah Mall Kelapa Gading, Seorang pria dewasa menendang seorang bocah menjadi sangat viral di media sosial.

Dalam video itu pun tampak seorang pria yang terlibat adu mulut dengan ibu yang anaknya telah ditendang oleh pria tersebut. “ Ungkap dari seorang ibu Dewi  bahwa Anak saya pun menangis pak, Seenak nya aja main di tendang-tendang” ujar seorang ibu yang anaknya ditendang sampai biru dan memar, Sementara itu pria yang bernama Jonathan Dunan yang telah menendang anak dari seorang ibu dewi, Selalu  juga memberikan argumentasi yang sangat kuat tanpa merasa adanya bersalah dan meminta maaf kepada pihak yang menjadi korban atas tindakan nya saat itu.

Jonathan Dunan pun mengangkat bicara, Bahwasan nya anak saya terjatuh setelah ditabrak. Dan setelah itu pas ayunan kedua dimaenkan ,Saya pun sedang berusaha hentikan ayunan tersebut agar anak saya tidak terjatuh yang kedua kalinya. Sehingga kaki saya pun menjadi refleks ,Saya angkat untuk menahan /menopang ayunan yang  kedua,” Jonathan Dunan pun berkata  kepada media Tribunnews yang saat itu telah dihubungi melalui saluran telepon, Pada hari Sabtu (28/4/2018).

Dan setelah diselidiki dan diketahui, dalam rekaman CCTV yang beredar, Ada seorang bocah perempuan yang berumur 2 tahun berjalan di dekat area ayunan taman bermain lalu kemudian seorang bocah perempuan itu tiba-tiba terjatuh dan terhantam ayunan yang sedang dinaiki oleh bocah laki-laki yang berbaju biru. Jonathan lalu terlihat mengangkatkan kakinya ke arah ayunan tersebut, Dan Bocah laki-laki yang masih berada di atas ayunan itu pun terpental ke depan.

Pertengakaran itu pun lantas terjadi antara Jonathan dan Dewi, ibu dari anak lelaki yang sedang bermain ayunan. Dilansir Tribun-Video.com dari Tribunnews.com, Pada hari Sabtu (28/4/2018),

Dan pada Akhirnya mediasi antar keluarga pun kemudian dilakukan, Dan Saat yang bersamaan itu pun mereka bersama-sama memberikan KTP juga nomor ponsel ke pihak mal. “Setelah mediasi, kami pun bersama-sama minta maaf atas kejadian saat itu. Dari Pihak mal pun sudah menganggap selesai,” ungkap Jonathan. “Tapi seandainya kalau masalah ini mau di tindak lanjutin / dibesarkan saya pun tidak jadi masalah, Dan akan saya ikuti.

Karena saya tidak mau masalah ini menjadi panjang, Saya pun mengajak Ibu Dewi untuk melakukan visum ke pihak kepolisian supaya benar-benar clear,”Dan katanya lagi. Setelah itu, Jonathan pun menjadi sangat kaget, Karena dia menjadi sangat viral dan menjadi perbincangan orang-orang. Dia  berfikir semua masalahnya sudah selesai dengan ibu dewi, karena kedua belah pihak saling membuka pintu maaf.

“Sehabis pulang, lalu sudah menjadi sangat viral.ungkap seorang pria Jonathan Dunan Lho ini katanya sudah clear/ selesai (dengan Dewi). Tapi nyata nya Ini adalah suatu pengingkaran dari perjanjian lisan, Yang dimana ada banyak saksi pada saat tejadinya mediasi,” ungkap nya Seorang Jonathan Dunan bahkan mengaku sering mendapatkan teror dengan nomor-nomor yang tidak dikenal, Setelah KTP & nomornya sudah tersebar. “Sering kali adanya telepon tidak dikenal, Setelah diangkat, langsung dimatikan. Sehingga Saya pun jadi terganggu,” ungkapnya Jonathan Dunan.

“Saat itu saya pun segera menghubungi pihak mal, Pihak mall mengaku ketidak tahu an nya kalo ternyata kasus yang terjadi di arena permainan anak-anak di-viral-kan. oleh sekelempok orang , Bu Dewi pun mengelak/ membantah kalau bukan dia yang mem-viral-kan KTP dan nomor ponsel Jonathan.
Dan Kini pun Jonathan berniat melaporkan kembali  Dewi atas pencemaran nama baiknya Jonathan Dunan. ke Polsek Kelapa Gading lantaran adanya pihak mal membantah/ mengelak menyebarkan KTP dan nomor ponselnya selain ke Ibu Dewi.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of