Peristiwa

Terancam Didepak, Ini 3 Kesalahan Mourinho di MU

Googleberita.com, Manchester – Baru delapan laga yang dijalani di musim 2018/2019, Manchester United (MU) di bawah asuhan Jose Mourinho sudah merasakan penderitaan. Hampir di semua kompetisi mereka tak bisa bersaing secara kompetitif.

Musim ini jadi momen yang cukup mengkhawatirkan bagi Jose Mourinho bersama MU. Hasil buruk yang terus didapat membuatnya kini dibayangi ancaman pemecatan. Dalam delapan laga, MU hanya empat kali menang.

Yang menyedihkan, mereka baru saja didepak Derby County, tim Divisi Championship, pada babak 3 Piala Liga Inggris. Dan jauh lebih ironis, kekalahan itu terjadi lewat drama adu penalti dan saat mereka tampil di Old Trafford, tempat yang disebut-sebut angker bagi lawan.

Hasil buruk yang didapat MU membuat Jose Mourinho jadi sorotan. Ya, ia dianggap sebagai sosok di balik keterpurukan Setan Merah. Dilansir Sportskeeda, berikut tiga kesalahan yang dilakukan Mourinho sebagai pelatih MU:

 

3. Taktik Tim

Pemain Derby County merayakan kemenangan atas  Manchester United pada Piala Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (26/9/2018). Manchester United takluk adu penalti 9-10 (2-2) dari Derby County. (AFP/Paul Ellis)

Apakah formasi andalan Mourinho itu 4-3-3 atau 3-3-3-1 atau 4-4-2? Yang pasti, tak sekalipun The Special One memasang taktik yang sama dalam dua pertandingan beruntun. Ia selalu melakukan perubahan taktik di berbagai sektor.

Padahal, tim-tim papan atas yang selalu bertujuan untuk menang akan selalu mengutamakan taktik andalan mereka sendiri. Sebagian besar dari mereka memiliki cara andalan masing-masing untuk mengalahkan lawan.

Itu yang tidak dilakukan Mourinho di MU. Hal itu pula yang membuat pemain seperti Marouane Fellaini bisa mengisi sektor serangan di satu laga, lalu bertugas sebagai gelandang bertahan di laga berikutnya.

Mourinho jelas harus menciptakan pakem formasi andalan untuk meraih kemenangan. Pep Guardiola pun melakukannya dengan Manchester City di musim ini. Hasilnya adalah City jadi juara Liga Inggris dengan cara yang mengesankan.

 

2. Pemilihan Tim

Phil Jones tertunduk setelah gagal menaklukkan Scott Carson pada babak adu penalti. (AFP/Paul Ellis)

Sulit memang untuk membawa tim terus meraih kemenangan. Namun, memilih pemain yang bisa mempersembahkan hasil bagus secara konsisten cukup mudah. Beberapa pemain pun telah membuktikan diri bahwa mereka layak dimainkan pekan demi pekan.

Faktanya, pemilihan yang dilakukan Mourinho justru jadi pernyataan. Phil Jones sudah berulang kali memperlihatkan bahwa ia tak layak dengan jersey MU, terlepas dari kegagalannya dalam adu penalti melawan Derby.

Penampilannya mengalami penurunan drastis hingga membuat kiper Sergio Romero harus keluar dari sarangnya dan mendapatkan kartu merah. Mourinho secara keliru memilih pemain seperti itu, jauh lebih baik jika memberikan kesempatan kepada pemain muda.

 

1. Jadi Musuh Pemain

Paul Pogba (Manchester United). (AFP/Alain Grosclaude)

Ini adalah sikap yang terus diperlihatkan Mourinho sejak dulu. Ia memang sudah dikenal sebagai pelatih yang tak segan-segan memberikan kritik pedas kepada pemainnya sendiri, jika si pemain tak memenuhi ekspektasinya.

Korban terkini adalah Phil Jones yang disebut Mourinho memang tak memiliki keahlian dalam adu penalti. Saat di Real Madrid, ia pun memiliki hubungan buruk dengan Iker Casillas. Di MU, Luke Shaw juga tersingkir dari skuat utama dalam dua musim terakhir karena andil Mourinho.

Nama top yang kini sedang diberitakan memiliki hubungan buruk dengan Mourinho adalah Paul Pogba. Hal itu yang membuat ruang ganti MU kini tak lagi kondusif. Bahkan, kabarnya hal itu pula yang membuat Pogba berniat hengkang.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of