Politik

Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Warga Sumenep Bakal Disanksi

googleberita


Sumenep (beritajatim.com) – Bagi warga Sumenep yang masih ‘membandel’ tidak mematuhi protokol kesehatan, siap-siap bakal dijatuhi sanksi.

“Sanksi awal berupa sanksi sosial. Setelah itu kalau ‘gak mempan’, mungkin penegakan hukum,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Jumat (7/8/2020).

Namun ia tidak menyebut dengan detil, apa sanksi sosial yang akan dijatuhkan tersebut. Yang jelas, sanksi sosial baru akan diberlakukan setelah masa sosialisasi selama 1 bulan.

“Saya sudah bicarakan ini dengan pak Kapolres dan pak Dandim. Jadi hari ini hingga satu bulan ke depan, kami terus melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan dan sanksi bagi yang mengabaikannya,” ujar Busyro.

Baca Juga:

  • Kapolda Jatim Tinjau Protokol Kesehatan di Pabrik Sidoarjo
  • Pesantren Ini Siap Sambut Kedatangan Santri dengan Protokol Kesehatan
  • Hari Pertama Masuk Sekolah, Tatap Muka Hanya Dua Jam
  • Setiap Kecamatan Ada 3 Kampung Tangguh
  • Pilkada Dilaksanakan Sesuai Protokol Kesehatan dan Prinsip Demokrasi

Protokol kesehatan yang harus diperhatikan oleh warga Sumenep, diantaranya selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah.

“Kami meminta agar para ibu ikut berpartisipasi aktif dalam sosialisasi protokol kesehatan. Saya pikir Kalau dimulai dari ibu-ibu, sosialisasinya akan lebih efektif,” ucapnya.

Kebijakan tersebut sebagai tindak lanjut dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. [tem/suf]