Politik

Sumenep Tak Lagi Zona Hijau, Empat Terkonfirmasi Positif Covid-19

googleberita

Sumenep (beritajatim.com) – Kabupaten Sumenep akhirnya tidak lagi sebagai daerah dengan zona hijau dalam peta sebaran Covid-19. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah merilis resmi ada empat warga Sumenep yang terkonfirmasi positif.

Empat pasien terkonfimasi positif tersebut tengah dirawat di rumah sakit. Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumenep tercatat 286 orang. Sedangkan pasien PDP nihil.

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengakui ada empat warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga laki-laki dan satu perempuan. Dua diantaranya merupakan petugas haji dari Kemenag, dan dua lainnya tenaga medis. “Mereka mengikuti pelatihan di Surabaya sebagai pembimbing haji. Dari 9 petugas haji, 4 diantaranya terkonfirmasi positif,” katanya, Jumat (24/4/2020).

Baca Juga:

  • Hindari Kerumunan Massa, Cak Machfud Bagikan Sembako dan Hand Sanitizer Secara Door to Door
  • Antisipasi Corona, Wisata Religi Makam Gus Dur Ditutup
  • Jadi Korban Hoaks Virus Corona, Mahasiswa Ini Layangkan Somasi
  • Korban Meninggal ODP, PDP dan Positif Covid-19 di Jatim Tembus 100 Orang
  • Lagi, 2 Orang di Bojonegoro Terkonfirmasi Positif Corona

Busyro memaparkan 9 petugas haji tersebut sekitar 10 hari lalu mengikuti rapid test. Ternyata 5 diantaranya dinyatakan positif. Setelah itu langsung ditindaklanjuti dengan ‘swab’ ke Surabaya. “Dari 5 yang rapid test nya positif, ternyata 4 diantaranya hasil swab nya terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka saat ini sudah dalam penanganan tenaga medis RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep,” paparnya.

Sedangkan seluruh pegawai di Kantor Kemenag Sumenep diminta untuk melakukan rapid test, dan kantor Kemenag disemprot desinfektan, termasuk masjidnya, karena salah satu pasien positif tersebut sering menjadi imam sholat di masjid. “Untuk keluarga empat pasien yang positif ini semuanya melakukan rapid test, dan harus isolasi mandiri selama 14 hari,” terangnya. (tem/kun)