Politik

Soal Rumah Singgah Warga Kepulauan, Ini Permintaan Wabup Sumenep

googleberita

Sumenep (beritajatim.com) – Wakil Bupati Sumenep Ach. Fauzi berharap agar adanya ‘Rumah Singgah Warga Kepulauan’ di Jl. Semangka Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, bisa memberikan manfaat secara maksimal untuk warga kepulauan.

“Saya justru berharap rumah singgah ini tidak sekedar menjadi tempat menginap saat tidak ada kapal karena cuaca buruk, tapi ada kegiatan positif lainnya,” katanya, Kamis (13/2/2020).

Rumah singgah tersebut memiliki empat kamar tidur, serta beberapa ruangan yang cukup luas. Tempat ini diperkirakan mampu menampung sekitar 100 orang. Meski rumah singgah tersebut digagas oleh mahasiswa kepulauan Sapeken, namun warga kepulauan lainnya tetap diijinkan untuk memanfaatkan rumah singgah tersebut.

Baca Juga:

  • Empat Pimpinan DPRD Sumenep Dilantik, Dua Wajah Lama
  • Jemaah Haji Sumenep Tahun 2020 Sebanyak 652 Orang
  • Ramadan, Pasokan Elpiji Sumenep Ditambah 60 Persen
  • 24 Anggota DPRD Sumenep Absen, Rapat Paripurna Molor
  • Terbang Pengenalan Rute Baru, Sumenep-Pulau Pagerungan Hanya 1 Jam

“Saya sebagai wakil bupati tentu saja sangat mensupport adanya rumah singgah bagi warga kepulauan. Saya berharap ada implementasinya, bukan aspirasi kosong,” ujar Fauzi.

Menurutnya, apabila seiring waktu nanti mulai terlihat manfaat positif rumah singgah yang digagas para mahasiswa itu, pemerintah daerah siap untuk memberikan ‘ruang’ yang lebih luas. “Kami memang merencanakan ada tempat yang dibangun khusus untuk tempat singgah warga kepulauan. Tapi itu jangka panjang. Jangka pendeknya, ya sekarang ini kita manfaatkan saja yang sudah ada,” ucapnya.

Ia mengaku salut dengan gagasan Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken (Himpas) untuk membuat rumah singgah warga kepulauan. “Ini artinya mereka mahasiswa kreatif dan inovatif. Mereka ikut memikirkan nasib masyarakat kepulauan, dengan cara yang mereka bisa lakukan. Ini benar-benar patut diapresiasi,” tandas Fauzi. [tem/suf]