Peristiwa

Sandiaga Ajak Generasi Muda Jauhi ‘Jeniper’

 

Googleberita.com, Purwokerto – Suasana benar-benar pecah tatkala Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Salahudin Uno tiba di Hotel Grand Karlita, Purwokerto, Selasa, 25 September 2018. Riuh ribuan mahasiswa dan pengunjung tumpah begitu Sandi tiba di aula berkapasitas ribuan orang ini.

Sandi menjadi pemateri dalam seminar kebangsaan yang digelar Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), usai blusukan ke Pasar Wage Purwokerto.

Bukan Sandi namanya jika tak memberi kejutan. Saat berjalan melewati kerumunan yang pekat, tiba-tiba saja ia mempercepat langkah dan menyalami beberapa orang.

Sesampai di panggung pun, Sandiaga sempat bikin gemas mahasiswa. Bagaimana tidak, mendadak pasangan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 ini berlari ke satu sudut ke sudut lain dan melambaikan tangannya. Tepuk tangan dan riuh pengunjung pun kembali bergemuruh.

Gerakan mendadak ini pun disambut riuh dari berbagai penjuru. Lantas, beberapa kali Sandiaga Uno mengacungkan tangannya, membentuk kode program andalannya saat bertarung di Pilkada Jakarta 2017, OK OCE.

Sandiaga Uno dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses. Sandi berkisah, kesuksesannya tak datang secara instan. Butuh perjuangan yang ia sebut dengan 4 As. Yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan diakhiri dengan kerja ikhlas.

Sandiaga Uno pun mengajak agar mahasiswa menjadi seorang pengusaha. Jiwa entrepreneurship atau kewirausahaan mesti dipupuk sejak dini.

“Dalam bekerja harus ikhlas. Kita berusaha,tetapi keputusan ada di tangan Allah SWT,” katanya, dalam orasinya.

Jauhi Jeniper

Sandiaga S Uno saat mengisi seminar kebangsaan di Purwokerto. (Googleberita.com/Galoeh Widura/Muhamad Ridlo)

Pengusaha pun mesti mengubah perspektif dari yang tadinya berkompetisi menjadi kerja kolaborasi. Menurut dia, kolaborasi akan membuat pengusaha relatif lebih mudah berkembang. Ekonomi pancasila pun mensyaratkan kerjasama.

Mitra, jaringan dan kerjasama adalah kunci kesuksesan. Semakin banyak mitra dan jaringan, sebuah usaha akan lebih mudah berkembang.

“Ekonomi Pancasila itu konsep ekonomi entrepreneurship. Syarat utamanya adalah ubah pola pikir. Kita harus melatih untuk selalu berpikir positif,” dia menerangkan.

Mengubah perspektif menjadi kolaboratif pun bukan barang mudah. Kendala utama di era digital adalah kebiasaan berperasangka buruk. Hal ini, terlihat dari tren bermedia sosial sebagian masyarakat.

Untuk menjadi pengusaha sukses, ia pun mengajak generasi muda untuk menjauhi sikap yang diistilahkan ‘Jeniper’. Jeniper adalah kebalikan dari ekonomi pancasila yang mensyaratkan kerja sama atau kolaborasi.

“Tahu nggak arti jeniper? itu singkatan dari julid, nyinyir, baper. Jangan julid, jangan nyinyir, jangan baper,” ucap Sandiaga yang lantas disambut tawa dan tepuk tangan ribuan mahasiswa.

Usaha kolaboratif ini menurut Sandi juga sudah dilakukan, yakni konsep ekonomi kerakyatan yang tertuang dalam bentuk One Kecamatan One Center of Entreprenership atau OK OCE. Sebagaimana ekonomi pancasila OK OCE adalah kerjasama masyarakat untuk membuat sebuah pusat kewirausahaan.

Bentuknya, bisa berupa toko. Untuk mensukseskan ekonomi kerakyatan di Indonesia, Sandiaga berencana akan menawarkan OK OCE sebagai program nasional.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of