Politik

Safari Ramadhan, Forkopimda Kota Mojokerto Imbau Tak Mudik








Mojokerto (Beritajatim.com) – Kapolresta bersama Wakil Wali Kota Mojokerto dan Forkopimda melaksanakan Safari Ramadhan Sholat Ashar Berjamaah. Dalam sholat ashar yang digelar di Mushola Nurul Huda Kelurahan/Kecamatan Prajurit, Kota Mojokerto, jamaah dihimbau tidak mudik.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, jika wilayah Kecamatan Prajurit Kulon masuk zona hijau. “Alhamdulillah, wilayah Prajurit Kulon masuk zonasi hijau karena masyarakatnya memperhatikan protokol kesehatan. Namun tidak boleh berpuas diri,” ungkapnya, Sabtu (24/4/2021).

Informasi dari media di Negara India karena keteledoran dan lalai penduduknya hingga saat ini mencapai angka terpapar positif Covid-19 sebanyak 300.000 kasus. Kapolresta menghimbau bagi masyarakat yang beribadah di bulan puasa Ramadhan tetap memperhatikan kesehatan.

Baca Juga:

  • Bagi-bagi Masker, Polresta Mojokerto Hadirkan Boneka Lantas Bermasker
  • Polresta Mojokerto Jaring 51 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan
  • Sakit Hati, Warga Mojokerto Posting Foto Tetangga Terlibat Organisasi Teroris di Medsos
  • Dihentikan Karena Bawa Motor ‘Protolan’, Pelanggar Lalu-lintas Ini Ternyata Bawa Sabu
  • Kreatif, Bhayangkari Polsek Prajurit Kulon Sulap Limbah Sampah Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

“Karena memang obatnya hanya protokol kesehatan 5M. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan yang terakhir mengurangi mobilitas atau mengurangi berpergian. Ini ada kaitannya dengan larangan mudik lebaran,” katanya.

Kapolresta menghimbau agar masyarakat yang mempunyai niat mudik ke luar kota untuk mengurungkan niatnya. Alumni Akpol tahun 1999 menambahkan, jika saat ini angka pertambahan Covid-19 masih tinggi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria mengatakan, dalam Safari Ramadhan tersebut sekaligus untuk memberikan bantuan hibah secara langsung pada tempat-tempat ibadah yang ada di Kota Mojokerto. “Tahun ini, ada 26 masjid dan mushola se-Kota Mojokerto,” ujarnya.

Selain itu, ada sebanyak 1.400 orang lanjut usia (lansia) di Kota Mojokerto yang mendapatkan bantuan berupa uang tunai. Safari Ramadhan juga bertujuan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto agar bisa bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat Kota Mojokerto.

“Yakni melalui jamaah salat subuh dan jamaah salat asar bergantian di beberapa masjid, mushola ataupun langgar yang ada di Kota Mojokerto. Kami sudah 2,5 tahun mengemban amanah ini, apabila dalam proses bekerja ada kekurangan ketidaksempurnaan kami, kami mohon maaf,” pungkasnya.

Secara simbolis, penyerahan bantuan hibah dari Pemkot Mojokerto yang diserahkan oleh Wakil Wali Kota Mojokerto kepada Takmir Mushola Nurul Huda senilai Rp40 juta. Serta pembagian sarung untuk takmir dan pemberian bantuan sosial untuk dua orang lansia warga sekitar mushola.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mojokerto juga menyerahkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 100 kg dan pembagian pamflet himbauan tidak mudik sebanyak 100 lembar. [tin/kun]












The post Safari Ramadhan, Forkopimda Kota Mojokerto Imbau Tak Mudik first appeared on beritajatim.com.