Politik

Sadad: RUU P2SK Seharusnya Menguatkan Bukan Melemahkan Koperasi

Sadad: RUU P2SK Seharusnya Menguatkan Bukan Melemahkan Koperasi.

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad berharap kepada pemerintah dan DPR RI perlu menegakkan kepercayaan dan menjaga kepercayaan kepada sektor keuangan melalui RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

RUU ini dinilai dapat memberikan regulasi, kerangka regulasi, sehingga bisa meningkatkan fungsi intermediasi ini secara efektif. Tapi, Sadad mengkhawatirkan kondisi koperasi di Jatim menyusul dibahasnya RUU P2SK tersebut. RUU ini mengatur beberapa hal tentang eksistensi koperasi simpan pinjam.

“Bagi sekitar 23 ribu koperasi di Jatim, dan 16 ribu di antaranya adalah koperasi yang bergerak pada simpan pinjam, RUU ini akan menjadi kuburan massal,” tegas Sadad dalam diskusi pembahasan RUU P2SK, yang digelar Forum Komunikasi Syariah Jatim, di kantor Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga:

  • Menteri Teten Ingin Koperasi Indonesia Berbasis Digital
  • Menko Airlangga: Koperasi Salah Satu Ujung Tombak Pemulihan Ekonomi
  • Tilap Uang Setoran Anggota Rp 350 Juta, Karyawan Koperasi di Kediri Dibui

Pada RUU ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan ikut mengawasi koperasi simpan pinjam. Di dalamnya akan disiapkan regulasi dan aturan main untuk koperasi simpan pinjam.

Masalahnya, lanjut dia, koperasi simpan pinjam yang ada saat ini dikhawatirkan belum memenuhi standar dari OJK. “Hampir pasti mereka tidak bisa memenuhi standar dari OJK,” tegas Sadad yang juga Ketua Gerindra Jatim ini.

Sedangkan di tengah masyarakat kecil, menurut dia, koperasi simpan pinjam menjadi solusi keuangan. “Sebagian besar koperasi menyasar masyarakat bawah, kelompok masyarakat yang tak tersentuh perbankan. Boleh dikatakan, koperasi selama ini adalah solusi, bukan masalah,” papar politisi keluarga besar Ponpes Sidogiri Pasuruan ini.

Berdasarkan masukan dari Forum Komunikasi Syariah Jatim, Sadad berharap berharap RUU ini benar-benar bernuansa penguatan. “Saya mendapatkan masukan dari pelaku koperasi bahwa RUU P2SK justru bernuansa pelemahan. Pada pasal 191 dan 192,” ungkapnya.

Sementara itu, RUU P2SK mengatur tentang mandat pada OJK soal pengawasan koperasi simpan pinjam. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut sektor keuangan merupakan bisnis yang berlandaskan kepercayaan. Tanpa kepercayaan, maka sektor keuangan akan menjadi kerdil. [tok/suf]



Ikuti kami di https://s.helo-app.com/al/SRmbSbQQvR
#beritaviral #jawatimur #viral #berita #beritaterkini #terpopuler #news #beritajatim #infojatim #newsupdate #FYI #fyp