Politik

Ratusan Bidang Tanah Milik Pemkab Ponorogo Belum Bersertifikat

googleberita

Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan bidang tanah milik Pemkab Ponorogo ternyata belum mengantongi sertifikat. Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo, dari 1414 bidang tanah, baru 439 bidang tanah yang sudah bersertifikat.

”Persertifikatan aset milik Pemkab memang belum maksimal, jadi masih ada ratusan yang belum bersertifikat,” kata Kepala BPPKAD Ponorogo Bambang Tri Wahono, Jumat (24/1/2020).

Mengapa belum maksimal?Bambang berdalih persertifikatan ini berdasarkan kemampuan anggaran yang ada. Pihaknya, kata Bambang setiap tahunnya hanya menganggarkan kurang lebih sekitar Rp 50 jutaan untuk penerbitan sertifikat untuk bidang tanah yang dimiliki Pemkab. Anggaran segitu hanya bisa digunakan untuk mensertifikatkan 20-25 bidang tanah.

”Tahun 2019 lalu, kami hanya mampu mensertifikatkan 25 bidang tanah,” katanya.

Baca Juga:

  • Nilainya Nyaris Sempurna, Layanan Publik Pemkab Ponorogo Raih Penghargaan dari Ombudsman RI
  • Persoalan BPR Bank Pasar Ponorogo Tak Kunjung Beres
  • Rehabilitasi Saluran dan Trotoar di Kawasan Pasar Legi, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp 4,5 M
  • Kuasa Hukum 01: Jika Tidak PSU, Kami Gugat ke PTUN

Selain anggaran yang bisa dibilang minim, dokumen dari bidang aset tanah itu juga minim. Namun meski begitu, kepenguasaan atas bidang tanah itu masih tetap milik Pemkab Ponorogo. Bambang mencontohkan tanah eks bengkok, meski legalnya belum ada. Pihaknya akan berupaya untuk segera mensertifikatkan. Selain itu meski tanah itu dikelola oleh pihak ketiga, namun kepemilikannya tetap milik Pemkab.

”Jadi meski belum bersertifikat, bidang tanah itu ya tetap milik Pemkab Ponorogo,” pungkasnya. [end/but]