Politik

Proyek JPL 64 Krian, Pemkab Sidoarjo Bongkar 13 Bangunan

Proyek JPL 64 Krian, Pemkab Sidoarjo Bongkar 13 Bangunan.

Sidoarjo (beritajatim.com) – Sebanyak13 bangunan dibongkar Pemkab Sidoarjo untuk merealisasikan pembangunan Flyove Krian (JPL 64 Krian) Jumat (135/202). Ketiga belas bangunan itu berada pada dua desa yakni 10 bangunan berada di Desa Krian, sedangan 3 lainnya berada di Desa Jeruk Gamping Kecamatan Krian. 13 bangunan tersebut sudah dibayar ganti ruginya oleh Pemkab Sidoarjo senilai Rp 9,9 miliar.

Ketua Tim Percepatan Persiapan Pembangunan Flyover JPL 64 Krian, Bachruni Aryawan menyatakan pembayaran sudah tuntas diberikan. Karena itu, pihaknya meminta pemilik lahan dan bangunan membongkar secara mandiri. Surat permintaan itu sudah dilayangkan. “Semua sudah membongkar secara mandiri, tapi memang tidak sampai dibongkar total karena keterbatasan alat warga,” ujarnya.

Baca Juga:

  • Didukung NU-Muhammadiyah dan Parpol, Gus Muhdlor Optimis Herd Immunity di Sidoarjo Segera Terbentuk
  • Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Bikin MoU Program Trijuang dengan BPN dan Bagikan 300 Sertifikat Tanah
  • Pemkab Sidoarjo Siapkan Beasiswa Anak Yatim Karena Covid-19
  • Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Serahkan Penghargaan pada Sekda dan Pelatih Berprestasi
  • Gus Muhdlor Minta Camat Segera Eksekusi Jalan Rusak

Bachruni menyebut usai pembongkaran dan pembersihan, pihaknya akan membuat berita acara dan disampaikan ke Kementerian Perhubungan selaku pihak yang membangun. “Karena lahan sudah siap, akhir Mei ini proses lelang akan dilakukan Kemenhub. Kalau lancar, Juni sudah ada surat perintah kerjanya. Artinya mulai digarap Juni, sampai selesai nanti perkiraannya selama 17 bulan,” terangnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Sidoarjo, Widiyantoro Basuki menegaskan, bahwa proses penertiban dan pembongkaran 13 bangunan di Krian pagi ini berjalan kondusif. “Karena sebelumnya warga juga sudah diberi ganti untung, penertiban sudah lancar. Jadi kami tinggal menyisir dan memperlancar perobohannya saja,” katanya.

Proses pembongkaran bangunan terdampak fly over Krian itu pihaknya melibatkan 100 orang anggotanya. “Tim gabungan ada 100 orang dari Pol PP, 50 orang dari kepolisian dan 30 orang dari TNI,” rincinya menutup. (isa/kun)

 





Ikuti kami di google berita https://bit.ly/3vWew0y
#beritaviral #jawatimur #berita #beritaterkini