Politik

PPKM Darurat, Bupati YES Serukan Masyarakat Belanja Kebutuhan Melalui POL dan Stay at Home








Lamongan (beritajatim.com) – Sesuai dengan Instruksi Presiden RI Joko Widodo, PPKM Level 4 diperpanjang hingga 25 Juli 2021 dan nantinya akan dilakukan pelonggaran secara bertahap apabila terjadi tren penurunan angka penularan Covid-19. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan tetap menghimbau masyarakat agar tetap stay at home.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES), dalam hal belanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pihaknya menyerukan kepada masyarakat Lamongan agar dapat aktif menggunakan platform kebanggaan Lamongan yaitu aplikasi POL (Pasar Online Lamongan) yang telah dikenalkan sejak tahun 2020 lalu.

“Saya melihat dan mengevaluasi kembali POL. Ini memang menjadi salah satu solusi di tengah pandemi, masyarakat dengan mudah belanja kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar rumah agar himbauan pemerintah untuk stay at home ini bisa dipatuhi,” seru Bupati YES ketika melakukan peninjauan di kantor PD Pasar Lamongan, pada Rabu (21/7/2021).

Baca Juga:

  • Bupati YES Berdayakan Jasa Delivery Online Lokal di Momen Hari Jadi Lamongan ke 452
  • Wabup Lamongan: Penghafal Al-Quran 30 Juz Akan Terima Beasiswa Hingga S2
  • PPKM Darurat, Bupati YES : Alhamdulillah Mobilitas Massa Bisa Berkurang Sekitar 30 Persen
  • Gelar Serbuan Vaksinasi, TNI AL Sasar 3000 Masyarakat Maritim Lamongan
  • Besok, IKA PMII Lamongan Resmi Dilantik

Menurut Bupati YES, bahwa Kehadiran aplikasi POL di tengah masyarakat Lamongan ini akan terus disempurnakan. Serta evaluasi dan perbaikan juga terus dilakukan oleh PD Pasar Lamongan secara berkala selaku developer aplikasi POL tersebut.

“Kita akan terus perbaiki supaya POL nantinya menjadi instrument layanan pemerintah untuk masyarakat yang membutuhkan layanan belanja. Akses terus POL, Pasar Online Lamongan,” tandas Bupati YES.

Sementara itu, di satu sisi, Bupati YES juga mengapresiasi dan menghimbau kepada para penjual pasar tradisonal yang tetap buka selama masa PPKM Darurat, agar tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan mematuhi pembatasan-pembatasan yang telah ada. Lebih lanjut, untuk penjual offline tersebut, pemerintah sampai saat ini masih akan melakukan evaluasinya pada tangal 26 juli.

“Sementara kita jalankan keadaan yang sudah baik ini. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik. Upaya-upaya kita dalam mengurangi mobilitas, sosialisasi, dan penyaluran bantuan juga akan terus kita pertahankan. Masyarakat sudah banyak yang patuh walaupun masih ada saja yang belum tahu. Tapi kita tidak akan pernah lelah untuk terus mengingatkan. Masker! Masker! Masker!,” Tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PD Pasar Lamongan, Hartono, juga menghimbau kepada msyarakat Lamongan yang masih berbelanja langsung ke pasar tradisional terutama di Pasar Rakyat Sidomulyo agar tidak berkerumun dan beralih menggunakan aplikasi POL.

“Alhamdulillah, POL membantu masyarakat di tengah kondisi pandemi seperti ini, masyarakat sebaiknya di rumah saja dengan pesan online, belanjaan bisa sampai di rumah. Kami menyarankan agar yang menumpuk di Pasar Rakyat Sidumulyo tidak semuanya belanja di sana. Bisa melalui POL, Kami berharap masyarakat paham dengan aplikasi yang dimiliki oleh Pemerintah ini. Hanya dengan menambah 5.000 saja, belanjaan sudah sampai di rumah,” kata Hartono.[riq/kun]









The post PPKM Darurat, Bupati YES Serukan Masyarakat Belanja Kebutuhan Melalui POL dan Stay at Home first appeared on beritajatim.com.