Politik

Polres Panggil Dua Pejabat Pemkab Sampang

googleberita

Sampang (beritajatim.com) – Polres Sampang memanggil dua pejabat terkait dugaan penggelapan honor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik. Dua orang pejabat itu diantaranya dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BP2KD) setempat.

Laili Akmaliyah, Kabid Penganggaran BP2KD Sampang saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar. Namun saat diserbu pertanyaan oleh awak media, Laili membenarkan kalau dirinya dimintai keterangan oleh penyidik Polres terkait honor BPD Bancelok.

“Kami dipanggil oleh penyidik terkait honor BPD Desa Bancelok yang tidak terbayarkan,” ujarnya, sambil meninggalkan kerumunan awak media di halaman Polres Sampang, Rabu (11/12/2019).

Baca Juga:

  • Sebentar Lagi Ada ‘Tsunami Birokrasi’ di Pemkab Sampang
  • Bupati Sampang Gencar Sidak ke OPD
  • Istri Terduga Teroris di Sampang Dipastikan Tak Terlibat Aksi Pengeboman
  • PT Adi Karya Persero Diprotes Warga Sampang
  • Melalui Musrenbang, Menuju Sampang Hebat Bermartabat

Sementara Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Subiyantana melalui Kanit III Tipikor, Ipda Indarta Hendriansyah membenarkan, telah melakukan pemanggilan dua pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) BP2KAD setempat.

Pemanggilan itu berkaitan dengan penanganan laporan dugaan penggelapan penghasilan tetap (gaji) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bancelok, Kecamatan Jrengik. “Kepala Desa sudah kami mintai keterangan dan masih kita kembangkan dan dalam waktu dekat akan kita gelar,” pungkasnya. [sar/suf]