Politik

Polres Bojonegoro Sosialisasikan Larangan Mudik Lebaran di Fasilitas Umum








Bojonegoro (beritajatim.com) – Polres Bojonegoro bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro melakukan sosialisasi kebijakan larangan mudik lebaran tahun 2021. Hal itu sesuai Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah selama 6 – 17 Mei 2021.

Sosialisasi dilakukan di fasilitas umum, seperti di Terminal Bus Rajekwesi dan Stasiun Kereta Api Bojonegoro. Hal itu guna memberi edukasi terhadap masyarakat adanya Larangan Mudik Lebaran tahun 2021 ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat pada saat Mudik Lebaran nanti. Selain itu, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita imbau masyarakat yang berasal dari luar Bojonegoro agar menunda dulu niatnya untuk mudik. Ini kita lakukan demi kepentingan bersama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Kasat Lantas, AKP Rizal Nugra Wijaya, Senin (5/3/2021).

Baca Juga:

  • Soal Mudik, Jangan Sampai Rindu Keluarga Timbulkan Hal Tragis
  • Kakorbinmas Kabaharkam Mabes Polri Kagumi Posyan Polres Gresik
  • Selang Bensin Pecah, Sedan Terbakar di KM 782 Tol Sumo
  • Jalur Pantura Situbondo Dijaga 600 Personel Gabungan
  • Kapolri Larang Anggotanya Mudik ke Kampung Halaman

Sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ani Pujiningrum mengatakan sosialisasi tentang kebijakan larangan mudik di Hari Raya Lebaran pada prinsipnya untuk mencegah penularan virus corona tidak terus terjadi. Sehingga, kondisi saat ini yang tren kasusnya mengalami penurunan harus dipertahankan. Untuk Kabupaten Bojonegoro sudah zona kuning perlu dipertahankan untuk menuju ke zona hijau.

“Edukasi atau sosialisasi itu lebih penting. Karena apa? Kalau sudah terlanjur mudik itu sangat sulit untuk dikendalikan. Maka sosialisasi ini sangat penting. Jadi, kita ingin ada sosialisasi diawal, sehingga niat-niat untuk mudik itu nanti tidak dilakukan. Itu lebih penting daripada nanti sudah terlanjur,” kata Ani Pujiningrum.

Lanjut Ani Pujiningrum, bahwa masyarakat jangan lengah dan lupa dengan situasi pandemi serta tidak mengindahkan larangan mudik di hari raya Lebaran nanti. Tetap patuhi ajuran Pemerintah dan disiplin protokol kesehatan untuk memutus penyebaran Covid-19. “Kurangi mobilitas atau stay at home tetap disiplin protokol kesehatan jangan timbul klaster baru. Jangan Mudik, Sayangi Diri dan Keluarga,” pungkas dr. Ani Pujiningrum. [lus/kun]












The post Polres Bojonegoro Sosialisasikan Larangan Mudik Lebaran di Fasilitas Umum first appeared on beritajatim.com.