Politik

Pilkada Sumenep 2020 Tanpa Calon Perseorangan

googleberita

Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep memastikan bahwa dalam pemilihan bupati dan wakil bupati setempat tahun 2020, tanpa calon perseorangan.

“Hingga batas akhir penyerahan berkas dukungan calon perseorangan pada 23 Februari 2020 jam 00, tidak ada satupun pasangan calon yang menyerahkan berkas ke KPU. Jadi kami pastikan, untuk Pilkada Sumenep 2020, tidak ada calon perseorangan,” kata Komisioner KPU Sumenep, Rahbini, Senin (24/2/2020).

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU RI tentang tahapan pelaksanaan pilkada serentak 2020, penyerahan berkas dukungan pasangan calon perseorangan dimulai pada 19 Februari dan berakhir pada 23 Februari 2020. “Jadi batas waktu itu sudah terlewati. Tidak ada perpanjangan waktu untuk pendaftaran calon perseorangan,” ujar Rahbini.

Baca Juga:

  • KPU Sumenep Butuh Tambahan Dana Rp 12,8 Miliar
  • Fattah Jasin Sebut Koalisi PPP-PKB Bisa Capai Hasil Maksimal
  • Mulai Besok, Bupati Sumenep Tak Boleh Lagi Lakukan Mutasi ASN
  • Mantan Ketua PC NU Sumenep Siap Maju Pilkada
  • Panwascam Pilkada Sumenep 2020 Resmi Dilantik

Untuk Kabupaten Sumenep, syarat dukungan calon perseorangan diantaranya adalah menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 65.458 lembar, atau setara dengan 7,5 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu yakni 872.764 pemilih..Syarat dukungan tersebut minimal tersebar di 14 kecamatan dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Beberapa waktu lalu memang ada yang mengaku tim sukses calon perseorangan datang ke KPU untuk konsultasi. Tapi ternyata sampai batas akhir pendaftaran, tidak ada yang menyerahkan berkas dukungan calon perseorangan,” papar Rahbini.

Kabupaten Sumenep akan menggelar pemilihan bupati dan wakil bupati pada 23 September 2020. Dari empat kabupaten di Madura, Sumenep menjadi satu-satunya kabupaten yang menggelar Pilkada pada tahun ini. [tem/suf]