PeristiwaPolitik

Penjelasan 2 Mucikari Tentang Kasus Prostisusi Online Vanessa Angel

Dua mucikari prostitusi online yang melibatkan Vanessa Angel menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya

Dua mucikari dari kasus Prostitusi Online yang telah menyeret nama artis Vanessa Angel telah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya sebagai terdakwa pada hari senin tanggal 25 Maret 2019.

Mucikari yang terdiri dari 2 orang itu pun diketahui bernama Tentri Novanta dan Entra Suhartini atau dikenal dengan sebutan Siska.  Ketika sidang berjalan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan secara gamblang bagaimana kronologi mucikari tersebut menawarkan Vanessa Angel dan Avriellta Shaqilla pada pengusaha bernama Rian Subroto.

” Keduanya bersama-sama melakukan perbuatan yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan / atau mentransmisikan dan / atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan / atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (1) (UU ITE),” jelas Jaksa .

Berikut isi kronologi sesuai dalam surat dakwaan Tentri dan Endang :

  •  Awal Desember 2018

Pada saat itu Rian sedang berada di Cafe Delight, Lumajang, bertemu dengan temannya, Dhani.

Dalam pertemuan itu, Dhani bercerita bisa mencarikan artis atau selebgram untuk diajak kencan kepada Rian. Mendengar tawaran itu, Rian merasa tertarik.

Selanjutnya, Dhani menghubungi Tentri meminta agar disediakan jasa artis untuk berkencan dengan Rian di Surabaya. Kemudian Tentri menawarkan kepada Dhani nama sejumlah artis termasuk Vanessa Angel dan Avriellya Shaqilla. Rian pun sepakat dengan dua nama itu.

Tentri lalu menghubungi  Avriellya untuk menawarkan berkencan dengan Rian, Avriellya tak menolak dan disepakati ia akan menerima Rp 15 juta. Uang jasa itu akan dibayar setelah Avriellya selesai berkencan dengan Rian.

Namun karena Tentri tidak kenal dengan Vanessa Angel, ia kemudian menghubungi mucikari lain Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy. Kepada Nindy, Tentri pun bertanya apakah Vanessa bisa diajak untuk menemani kliennya.

Selanjutnya, Nindy menghubungi Fitriandri alias Vitly Jen. tujuannya agar Fitriandri menghubungi Vanessa agar bersedia berkencan dengan Rian.

Namun, Fitriandri tak langsung bertanya ke Vanessa, melainkan menghubungi Endang. Permintaannya sama, meminta tolong menanyakan kepada Vanessa apakah mau menerima tawaran menemani kencan seorang pengusaha di Surabaya pada tanggal 5 Januari 2019. Di kontak HP Fitriandri, Endang disebut sebagai manager Vanessa Angel.

Endang kemudian menghubungi Vanessa. Gayung bersambut, Vanessa menerima tawaran itu. Endang pun menjanjikan fee untuk Vanessa Rp 35 Juta.

Lalu, Fitriandri menyampaikan harga Vanessa ke Nindy Rp 60 juta ditambah tiket pesawat pulang pergi kelas bisnis dengan membawa asisten Dp setengah harga dan dilunasi saat pesawat landing.

Kemudian percakapan tersebut oleh Nindy di-screenshot dan dikirimkan melalui WA ke Tentri. Nindy dan Tentri bersepakat harga jasa Vanessa Angel Rp 75 juta. Rinciannya Rp 70 juta untuk Vanessa dan Rp 5 juta untuk keduanya. Tetapi harga tersebut belum termasuk akomodasi.

Selanjutnya, Tentri manawarkan harga Vanessa ke Dhani lebih tinggi yakni Rp 80 juta di luar akomodasi. Adapun untuk Avriellya ditawarkan dengan harga Rp 25 juta.

Setelah mendapat kabar dari Dhani, Rian pun menyetujui harga kencan keduanya yang total 105 juta. akan tetapi Dhani meminta Rian melebihkan Rp 30 juta untuk tiket pesawat dan kamar hotel. Sehingga Rian menyerahkan uang tunai kepada Dhani total Rp 135 juta.

  • 26 Desember 2018

Dhani mentransfer uang sebesar Rp 25 juta ke rekening Tentri untuk DP jasa Vanessa dan Avriellya Shaqilla.

  • 3 Januari 2019

Dari uang Rp 25 juta itu, Tentri mentransfer Rp 20 juta ke rekening Nindy. Pada hari yang sama, Nindy mentransfer dengan jumlah yang sama ke Fitriandri bersama dengan foto kode booking pesawat pulang pergi Jakarta-Surabaya untuk Vanessa dan asistennya.

  • 5 Januari 2019

Sesuai perjanjian, Dhani kemudian mentransfer sisa harga jasa yang disepakati untuk keduanya Rp 80 juta ke rekening Tentri. Di tanggal yang sama Tentri mentransfer lagi uang Rp 42.5 juta ke rekening Nindy untuk kekurangan pembayaran Vanessa.

Dari uang Rp 42.5 juta itu, Nindy mentransfer ke Fitriandri Rp 40 juta. Uang dalam jumlah Rp 40 juta itu kemudian ditransfer Fitriandri ke rekening Endang.

Kemudian Endang mentransfer uang Rp 35 juta ke Vanessa Angel sesuai kesepakatan.

pada hari itu, Vanessa Angel tiba di Surabaya pukul 11.00 WIB, ia langsung dijemput oleh supir untuk menuju Surabaya Town Square (SUTOS). Setelah dari SUTOS, Vanessa Angel pun langsung bergegas menuju Hotel Vasa dan langsung bertemu Rian di Kamar nomor 2.721 .

Namun belum sempat lagi mereka berhubungan badan, Vanessa telah ditangkap oleh petugas kepolisian. Polisi kemudian juga mengamankan Avriellya di Tol Waru Juanda Surabaya yang saat itu sedang dalam perjalanan menuju hotel.

Adapun Tentri ditangkap di Apartemen Basura City Tower dan Endang ditangkap saat menunggu Vanessa Angel di kamar lain di Hotel Vasa.

Tentri dan Endang didakwa melanggar Pasal 45 ayat (1) juga pasal 27 ayat (1) UU NO.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.11 20018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juga pasal 55 ayat (1) KUHP. atas perbuatan yang mereka lakukan, keduanya terancam penjara selama 6 tahun atau denda sebanyak 1 Miliar.

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of