Politik

Pemkot Siap Mendapat Mitra Kerja Kritis

googleberita

Probolinggo (beritajatim.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo, periode 2019-2024 resmi dilantik di Gedung DPRD setempat, Sabtu (24/8/2019) siang.

Sebanyak 30 wakil rakyat ini diambil sumpahnya dihadapan peserta sidang paripurna DPRD Kota Probolinggo, diantaranya anggota dewan lama periode 2014-2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo, dan forum pimpinan daerah (forpimda).

Praktis, sebagaimana sambutan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah, usai pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD priode 2019-2014, maka masa bhakti anggota dewan periode 2014-2019 otomatis usai sudah. “Sesuai pasal 155 ayat (4) UU No 23 Tahun 2014 junto pasal 27 ayat (1) setelah pengambilan sumpah dan janji DPRD 2019-2024, otomatis masa jabatan DPRD periode 2014-2019 berakhir. Terima kasih yan sebesar-besarnya atas jasa yang diberikan,” tulis Khofifah dalam sambutan yang dibacakan Skretatis DPRD Kota Probolinggo, Warsito.

Selanjutnya, unsur ketua DPRD sementara dijabat Abdul Mujib (Anggota PKB) dan Haris Nasution (Anggota PDI-P). Jabatan keduanya akan berlangsung hingga alat kelengkapan DPRD Kota Probolinggo terbentuk. Untuk diketahui, dua partai dimaksud, ditetapkan sebagai pemenang pemilu 2019 dengan perolehan suara terbanyak.

Baca Juga:

  • Anggota DPRD Meninggal di Kamar Hotel
  • Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Malang 2019-2024 Akhir Bulan Agustus
  • Ini Interview Ekslusif dengan Ketua Dewan Termuda se-Jatim
  • Komisi A Fasilitasi Perebutan Lahan Parkir Pasar Bojonegoro

Djumpai terpisah, salah satu anggota DPRD 2019-2024 Sri Wahyuningsih, menyatakan bersyukur bisa kembali duduk sebagai wakil rakyat. Secara umum mekanisme, fungsi, dan tugas, dewan tidak ada perubahan dengan sebelumnya. Hanya saja, ia tak menampaik pelaksanaan Pilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019, jauh lebih berat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini saya rasakan paling berat. Semua calon all out ya. Tapi Alhamdulillah berkat istikamah mendampingi rakyat, saya masih diberi kepercayaan kembali duduk di gedung dewan,” ujar politisi Partai Demokrat itu.

Anggota dewan empat periode berturut-turut ini berjanji tetap mengkritisi kebijakan pemerintah, meski wakil walikota Probolinggo dari kader Partai Demokrat. “Saya mewakili rakyat akan tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Namun sisi lain juga mengawal kebijakan yang pro rakyat,” pungkasnya.

Si Bro Malisi, politisi Partai Nas Dem secara tegas menyatakan, dewan kedepan harus lebih kritis terhadap pemerintah daerah. “Tidak dapat dipungkiri, dengan sistem pemerintahan yang kita sepakati saat ini peran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), baik tingkat pusat maupun daerah sangat penting dan strategis,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut mantan jurnalis ini, sudah selayaknya kinerja dewan meningkat dari periode sebelumnya. Kewajiban dan kinerja harus digenjot lebih keras agar mampu menghasilkan output yang berkualitas dan bermanfaat bagi pemerintah (eksekutif) dan masyarakat. [eko/suf]