Politik

Pemkab Pamekasan Raih Predikat WTP 8 Kali Beruntun

Pemkab Pamekasan Raih Predikat WTP 8 Kali Beruntun.

Pamekasan (beritajatim.com) –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pamekasan, Tahun 2021.

Predikat dengan opini WTP tersebut didapat Pemkab Pamekasan, dalam kurun waktu 8 (delapan) tahun beruntun sejak 2014 silam. Sekaligus menjadi penghargaan ketiga secara beruntun di bawah kepemimpinan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

“Penghargaan ini tentunya tidak lepas dari kerja keras seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan, termasuk dukungan dan doa dari para alim ulama, tokoh masyarakat dan masyarakat Pamekasan secara umum,” kata Bupati Badrut Tamam, usai menerima penghargaan dari BPK RI Perwakilan Jawa Timur, di Kantor BPK Jawa Timur, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga:

  • Persepam Dicoret dari Kompetisi Liga 3
  • Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Pertahankan Adipura
  • Pemkab Pamekasan Raih Penghargaan Kovablik Jatim 2019
  • Coblos di TPS Kota, Bupati Pamekasan Harap Pemilu Berlangsung Damai

Secara umum, predikat WTP yang diraih kabupaten Pamekasan seyogyanya tercatat sebanyak 9 kali sejak 2011. Hanya saja pada 2012 dan 2013, justru mendapat predikat Wajar dengan Pengecualian alias WDP. Pasca itu, LKPD Pamekasan mendapat predikat WTP selama delapan kali beruntun, yakni sejak 2014 hingga 2021.

“Predikat WTP ini menandakan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal secara material. Mulai dari posisi keuangan atau neraca, hasil usaha atau laporan realisasi anggaran dan laporan arus kas. Artinya semuanya telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di pemerintahan,” ungkapnya.

Predikat WTP didapat dengan mempertimbangkan empat kriteria berbeda, yakni kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, efektivitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta kecukupan pengungkapan (adequate disclosures).

Baca Juga:

  • Bupati Badrut Tamam Motivasi Masyarakat Agar Manfaatkan Program WUB
  • Aplikasi Pamekasan Smart Suguhkan 12 Kanal Informasi
  • Bupati Pamekasan Komitmen Maksimalkan Sektor Layanan Publik
  • Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Aktif dan Optimistis

“Secara prinsip, meraih WTP sebenarnya tidak sulit. Kuncinya yaitu komitmen untuk tidak korupsi, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih. Sehingga kami terus berikhtiar menjalankan roda pemerintahan sesuai peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Hanya saja pihakya meminta seluruh pihak agar tidak cepat puas dengan predikat tersebut, bahkan pihaknya juga komitmen untuk kembali mendapatkan predikat tersebut untuk kesembilan kali secara beruntun. “Tekad yang harus ditanamkan, dalam satu periode kepemimpinan, Pamekasan harus terus mendapatkan opini WTP dari BPK RI,” tegasnya.

“Namun tidak kalah penting, komitmen untuk mempertahankan predikat WTP ini. Tentunya dengan cara bekerja sesuai pakemnya, asal bekerja sesuai aturan dan menghindarkan diri dari perbuatan yang tercela, pasti akan WTP,” pungkasnya. [pin/kun]





Ikuti kami di google berita https://bit.ly/3vWew0y
#beritaviral #jawatimur #berita #beritaterkini