Politik

Pedagang Mulai Padati Kawasan PKL di Jalan Suromenggolo

googleberita

Ponorogo (beritajatim.com) – Komplek pedagang kaki lima (PKL) yang berada di jalan kembar Suromenggolo, tepatnya berada di sudut timur utara perempatan jalan Suromenggolo dan jalan Menur, mulai dipenuhi oleh pedagang. Sebagian PKL merupakan mereka yang terdampak kebijakan relokasi dari berbagai titik.

“Mereka yang menempati kawasan PKL ini merupakan pedagang binaan Disperdakum. Sebagian lainnya berasal dari berbagai forum PKL yang meminta difasilitasi,” kata Kepala Disperdakum Ponorogo Addin Andhanawarih, Selasa (15/10/2019).

Total pedagang aturannya ada 50 UKM (usaha kecil dan mikro) yang menempati. Mereka mendapatkan fasilitas tenda, yang merupakan bantuan dari Kemendag RI. Addin menyebut bahwa mereka juga baru ditarik retribusi pada pekan ini.

Baca Juga:

  • Gebyar 2019 Penari Jathil Pecahkan Rekor MURI
  • Dana Pilkada Ponorogo 2020 Disahkan Rp 52 Milyar
  • Truk Kelebihan Muatan, Salah Satu Penyebab Jalan Rusak
  • Pilkades Serentak Ponorogo Dianggarkan Rp 10 Miliar
  • DBH dari Pemerintah Pusat untuk Ponorogo Terjun Bebas

Tempat tersebut sejatinya diperuntukkan untuk teman PKL dari jalan Sultan Agung. Namun mereka tidak mau, akhirnya digunakan oleh PKL lainnya. “Kami konsultasikan dengan Pak Bupati Ipong Muchlissoni. Karena sudah dibuatkan, sayang sekali kalau tidak digunakan,” katanya.

Kawasan tersebut menempati lahan dengan luasan lebih dari seratus meter persegi. Terdapat taman yang cukup asri dengan berbagai bunga hingga fasilitas bangku untuk duduk-duduk. “Tempat untuk teman-teman PKL juga lumayan luas. Semoga mulai ramai kawasan tersebut,” pungkasnya. [end/suf]