Politik

Pasar Tradisional di Bangkalan Banyak Yang Tak Terawat

Pasar Tradisional di Bangkalan Banyak Yang Tak Terawat.

Bangkalan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menganggarkan Rp 180 juta untuk perawatan pasar. Sementara untuk tahun ini, sebanyak empat pasar tradisional skala kecil akan dilakukan perawatan ringan.

Hal itu dibenarkan oleh Plt Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan (Disdag) setempat, Nazrul Fauzi menyampaikan. Anggaran tersebut, akan dipergunakan untuk mengecat dan perbaikan ringan. “Perawatan hanya fokus di kantor pelayanan pasar,” ungkapnya, Rabu (10/8/2022).

Baca Juga:

  • Dinkes Bangkalan Target Vaksinasi Tahap Awal Selesai Akhir Maret
  • Pengusulan Gelar Pahlawan Syaichona Kholil Terkendala Foto
  • Bakesbangpol Bangkalan Anggarkan Pembinaan Ormas di Tengah Pandemi
  • Sidak Rumah Makan Amboina Bangkalan Petugas Soroti Pembayaran Pajak
  • Penyuntikan Vaksin Bupati Bangkalan Ditunda

Adapun empat pasar itu, yakni pasar Socah, pasar Langkap Kecamatan Burneh, pasar Lomaer Kecamatan Blega dan pasar Durjan Kecamatan Kokop. “Ya untuk pasar tradisional ukuran kecil saja,” jelasnya.

Dia mengatakan, sejak pandemi Covid-19 pihaknya tidak bisa berbuat banyak mengenai anggaran. Sehingga dalam beberapa tahun terakhir, banyak pasar yang tidak mampu dilakukan perawatan. Kondisi itu diketahui dari adanya laporan kepala pasar. Mayoritas, kebutuhannya hanya sepintas perbaikan ringan. “Kan sudah beberapa tahun terakhir ini anggaran kena refocusing, jadi banyak pasar yang tidak terawat dan minim perhatian. Semoga tahun depan bisa tercover semua,” pungkasnya.[sar/kun]





Ikuti kami di google berita https://bit.ly/3vWew0y
#beritaviral #jawatimur #viral #berita #beritaterkini #terpopuler #news #beritajatim #infojatim #newsupdate #FYI