Lifestyle

Panduan Menerapkan Jadwal Makan Bayi Usia 6-24 Bulan Beserta Aturannya

Selama masa pemberian ASI eksklusif alias mulai dari baru lahir sampai usia enam bulan, bayi memiliki waktu menyusui yang teratur. Aturan untuk menerapkan jadwal makan kepada bayi pun berlanjut hingga ia belajar makan makanan pendamping ASI (MPASI) di rentang usia 6-24 bulan.

Supaya bayi terdidik untuk makan sesuai dengan waktu makannya, sebaiknya terapkan jadwal yang teratur sejak dini. Sebenarnya, apa pentingnya mengatur jadwal makan bayi dan bagaimana panduan yang tepat?

Mengapa mengatur jadwal makan bayi itu penting?

bayi makan

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), memberi makan untuk bayi tidak hanya soal kualitas dan kuantitasnya.

Di sisi lain, pemberian makan bayi ini juga merupakan proses adaptasi serta melatih kemampuannya saat makan.

Tak hanya itu, menerapkan jadwal makan untuk si kecil sedini mungkin juga dapat membantunya untuk belajar mengenal rasa lapar dan kenyang.

Jadi, lama kelamaan si kecil akan paham dengan sendiri kapan jadwalnya ia harus makan makanan utama dan makanan selingan.

Cara ini bisa melatih bayi agar tidak terbiasa ngemil setiap waktu karena bisa membuatnya tidak merasa lapar saat waktu makan utama tiba.

Selain bagi bayi, mengatur jadwal makan juga penting untuk para orangtua karena bisa sekaligus menerapkan pemberian makan dengan kasih sayang.

Artinya, orangtua dituntut untuk belajar lebih peka dan paham kapan bayi menunjukkan tanda lapar dan rasa kenyang.

Coba pahami seberapa banyak porsi makan yang bisa dihabiskan si kecil, lakukan kontak mata, dampingi, dan beri motivasi selama makan.

Sejak kecil, bayi bisa diajak makan bersama anggota keluarga lainnya agar ia belajar bagaimana cara makan yang benar dengan melihat dan mencontoh orang-orang di sekitarnya.

Jadwal makan bayi di setiap usia

Selepas pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, kini saatnya bagi si kecil untuk belajar mengenal dan mencoba makanan padat.

Porsi dan frekuensi makanan serta minuman yang dikonsumsi bayi memang belum begitu banyak, tetapi biasanya akan berkembang seiring meningkatnya usia.

Bukan hanya porsi dan frekuensi makan, tekstur makanan bayi juga lama-lama akan berubah dari lumat sampai akhirnya benar-benar bisa makan makanan keluarga.

Lagi-lagi, proses tersebut berjalan perlahan-lahan sesuai dengan tahap perkembangan si kecil. Mengenalkan bayi dengan beragam jenis dan tekstur makanan membantunya agar mendapatkan aneka nutrisi guna memenuhi kebutuhan gizinya.

Nah, sama halnya seperti orang dewasa, agar kebutuhan gizi bayi senantiasa tercukupi dengan baik, ia juga perlu menerapkan jadwal makan yang teratur.

Berikut panduan mengatur jadwal makan bayi sesuai perkembangan usianya:

Jadwal makan bayi usia 6-8 bulan

makanan bayi

Begini waktu makan yang bisa Anda terapkan untuk bayi di usia 6-8 bulan:

  • Pukul 06.00: ASI
  • Pukul 08.00: Makan pagi dengan makanan pendamping ASI (MPASI) yang memiliki tekstur lumat
  • Pukul 10.00: ASI atau makanan selingan, misalnya puree buah (buah saring) dengan tekstur lembut
  • Pukul 12.00: Makan siang dengan MPASI yang memiliki tekstur lumat
  • Pukul 14.00: ASI
  • Pukul 16.00: Makanan selingan
  • Pukul 18.00: Makan malam dengan MPASI yang memiliki tekstur lumat
  • Pukul 20.00: ASI
  • Pukul 22.00: ASI
  • Pukul 24.00: ASI
  • Pukul 03.00: ASI

Pemberian ASI, entah dengan menyusui langsung dari payudara maupun melalui botol dot, di jam 24.00 dan 03.00 bisa diberikan kepada bayi atau pun tidak.

ASI yang diberikan di kedua jam tersebut dapat sesuai dengan kehendak bayi. Jika si kecil terlihat masih lapar dan ingin menyusu, Anda bisa memberikannya.

Namun, jika ia terlihat sudah cukup kenyang dan mengantuk, tidak memberikan ASI di jam 24.00 dan 03.00 juga tidak masalah.

Jadwal makan bayi usia 9-11 bulan

makanan bayi 8 bulan

Begini waktu makan yang bisa Anda terapkan untuk bayi di usia 9-11 bulan:

  • Pukul 06.00: ASI
  • Pukul 08.00: Makan pagi dengan MPASI yang dicincang halus, kasar, maupun finger food
  • Pukul 10.00: ASI atau makanan selingan, misalnya buah yang sudah dicincang kasar dan berukuran kecil
  • Pukul 12.00: Makan siang dengan MPASI yang dicincang halus, kasar, maupun finger food
  • Pukul 14.00: ASI
  • Pukul 16.00: Makanan selingan, misalnya buah yang sudah dicincang kasar dan berukuran kecil
  • Pukul 18.00: Makan malam dengan MPASI yang dicincang halus, kasar, maupun finger food
  • Pukul 20.00: ASI
  • Pukul 22.00: ASI
  • Pukul 24.00: ASI

Jadwal makan bayi usia 12-24 bulan

bayi makan ikan

Begini waktu makan yang bisa Anda terapkan untuk bayi di usia 12-23 bulan:

  • Pukul 06.00: ASI
  • Pukul 08.00: Makan pagi dengan MPASI yang memiliki tekstur sudah seperti makanan keluarga
  • Pukul 10.00: Makanan selingan, misalnya olahan buah dalam bentuk utuh dan berukuran kecil
  • Pukul 12.00: Makan siang dengan MPASI yang memiliki tekstur sudah seperti makanan keluarga
  • Pukul 14.00: ASI
  • Pukul 16.00: Makanan selingan, misalnya olahan buah dalam bentuk utuh dan berukuran kecil
  • Pukul 18.00: Makan malam dengan MPASI yang memiliki tekstur sudah seperti makanan keluarga
  • Pukul 20.00: ASI

Aturan pemberian makan bayi di setiap usia

tahapan makan bayi

Meski sudah tidak lagi mendapatkan ASI setiap waktu, bayi yang sudah berusia enam bulan ke atas tetap membutuhkan ASI di dalam asupan hariannya.

Dengan catatan, produksi ASI ibu masih berjalan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan harian bayi. Pemberian ASI harus didampingi dengan makanan lain saat usia bayi genap enam bulan yakni karena ada peningkatan pada kebutuhan harian si kecil.

Seiring bertambahnya usia yang telah mencapai enam bulan ini, kebutuhan gizi harian bayi semakin meningkat.

Bila pemberian ASI tetap dilanjutkan tanpa adanya makanan pendamping, dikhawatirkan tidak mampu mencukupi kebutuhan gizi harian si kecil.

Itulah mengapa makanan pendamping ASI (MPASI) harus mulai diperkenalkan saat usia bayi enam bulan.

Selain itu, pemberian MPASI juga bertujuan untuk melatih perkembangan kemampuan bayi dalam menerima berbagai macam makanan.

Hal ini termasuk makanan dengan rasa dan tekstur yang berbeda-beda, mulai dari lumat, cincang halus, cincang kasar, makanan jari, hingga makanan keluarga.

Keterampilan bayi dalam mengunyah dan menelan makanan juga ikut terlatih dengan pemberian MPASI ini.

Di samping memahami jadwal pemberian makan untuk bayi, Anda juga perlu tahu porsi, frekuensi, serta tekstur makanan yang baik sesuai usianya saat ini.

Begini aturan makan bayi sesuai usia menurut WHO:

Usia 6-8 bulan

Pada rentang usia bayi 6-8 bulan ini, Anda bisa memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) dengan frekuensi 2-3 kali sehari untuk makanan utama.

Selebihnya, coba berikan sekitar 1-2 kali makanan selingan atau camilan sesuai dengan jadwal makan dan keinginan bayi.

Sementara untuk porsi atau jumlah si kecil sekali makan, Anda bisa mulai dengan 2-3 sendok makan yang ditingkatkan secara bertahap hingga ½ mangkuk berukuran 250 mililiter (ml). 

Jangan lupa perhatikan waktu makan bayi agar tidak lebih dari 30 menit untuk sekali makan. Selalu terapkan aturan makan seperti makan sambil duduk, tidak dengan bermain maupun melihat TV atau video, dan ajak anak Anda makan bersama keluarga. 

Usia 9-11 bulan

Frekuensi makan bayi di rentang usia 9-11 bulan umumnya sudah mengalami peningkatan hingga mencapai 3-4 kali sehari untuk makanan utama.

Selain makanan utama, Anda juga bisa memberikan makanan selingan atau camilan di sela-sela waktu makan bayi dengan frekuensi 1-2 kali sesuai dengan nafsu makannya.

Berbeda dengan usia sebelumnya, di usia 9-11 bulan ini porsi makan bayi yakni ½-¾ mangkuk berukuran 250 ml dengan waktu makan tidak lebih dari 30 menit. 

Usia 12-24 bulan

Ketika usia bayi telah mencapai 12-24 bulan, jadwal makan setiap harinya tetap sama seperti saat usianya 9-11 bulan yaitu 3-4 kali sehari untuk makanan utama.

Begitu pula untuk makanan selingan atau camilan di usia 12-24 bulan ini yang bisa mencapai 1-2 kali dalam sehari tergantung nafsu makan bayi.

Letak perbedaannya yakni pada porsi makan bayi usia 12-24 bulan yang meningkat hingga ¾-1 mangkuk berukuran 250 ml. 

Meski porsi makan bayi mengalami peningkatan, sebaiknya tetap perhatikan waktu makannya agar tidak lebih dari 30 menit untuk sekali makan.

The post Panduan Menerapkan Jadwal Makan Bayi Usia 6-24 Bulan Beserta Aturannya appeared first on Hello Sehat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of