Politik

Padi Petani Diserang Blas, Pemkab Kediri Beri Bantuan Fungisida

googleberita

Kediri (beritajatim.com) – Petani di Kabupaten Kediri dipusingkan dengan adanya serangan penyakit blas pada tanaman padi. Kasus ini terjadi di area persawahan Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Sedikitnya ada satu hektar tanaman padi yang rusak akibat hama ini. Penyakit blas sendiri disebabkan oleh adanya jamur Pyricularia grisea. Jamur jenis ini memang muncul apabila tiba musim penghujan.

Imam Safi’I, petani padi Desa setempat mengaku, serangan hama blas terjadi sejak musim penghujan tiba. Dari satu hektar tanaman padinya, lebih dari 40 persen telah terjangkiti penyakit ini.

Baca Juga:

  • UMKM Kabupaten Kediri Dilatih Pasarkan Produk Melalui Medsos dan Marketplace
  • Bupati Kediri Ajak Warga Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019
  • Kerahkan 5.511 Kader, Ansor Kabupaten Kediri Ancam Sikat Pelaku Money Politic
  • Bupati Kediri Apresisasi RAT KPRI Canda Bhirawa Tahun Buku 2018 Tepat Waktu

“Saya khawatir penyakit ini menjangkiti seluruh tanaman padi. Sebab, penyakit ini menyebar begitu cepat,” ungkap Imam Safi’i. Dia khawatir mengalami gagal panen di tahun ini.

Menanggapi kelurahan petani, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri langsung menerjunkan tim PPL. Petugas membantu petani melalui pemberian fungisida.

Yayuk selaku Petugas Penyuluhan Lapangan(PPL) Gogorante mengaku, pemberian obat fungisida sebagai bentuk kepeduliannya terhadap para petani.

“Kita berikan obat fungisida ini secara gratis terhadap petani terdampak. Ini dimaksudkan sebagai upaya pengendalian penyakit blas agar tidak semakin merebak,” kata Yayuk. [adv kominfo/nm]