Lifestyle

Nihil Angka Kematian Covid-19, Sekda Jeneponto Ungkap Manfaatkan Kearifan Lokal

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan masuk dalam 18 kabupaten yang aman dari penyebaran virus corona dilihat dari angka reproduksi efektif (Rt) hampir 0.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Syafruddin Nurdin, membeberkan, hal tersebut dikarenakan pihak gugus tugas bekerj sama dengan Tim Gerak Cepat bersinergi dengan memanfaatkan kearifan lokal dan menggunakan pendekatan profesional.

“Kita mendorong semua infrastruktur kesehatan yang ada baik pengoranisasiannya, kita kan tahu infrastruktur kesehatan yag mengolah dari tingkat kabupaten sampai tingkat dusun dengan SDM yang terdekat dengan masing-masing organisasi profesi,” ucapnya, saat dikonfirmasi fajar.co.id.

“Katakanlah kita perankan promosi kesehatan masing-masing puskesmas karena selama ini berpuluh-puluh tahun mereka memberikan penyuluhan. Nah, mereka lebih dipercaya dan lebih didengar sama masyarakat dan berpuluh-puluh tahun hasilnya mereka sudah dilihat. Begitu pun dengan orang-orang binaan, jadi ini yang membedakan sedikit dengan kabupaten yang lain karena kita lebih perankan organisasi provinsi kesehatan yang notabene mendapatkan kepercayaan dari masyarakat,” urainya.

Selain memanfaatkan peran tim kesehatan yang telah mengabdi di Kabupaten yang khas dengan makanan gantala’ jarang itu, Syafruddin Nurdin juga memanfaatkan tim tenaga surveilans epidemiologi.

“Jadi setiap kasus yang terjadi di Jeneponto yang psoitif itu tidak pernah kita kaget karena kita sudah kasih tau dari awal gugus bahwa melihat perkembangan bagaimana masyarakat tingkat mobilisasi itu kita sudah perkiraan positif sekian,” tutur Syafruddin.

Meski demikian diketahui saat ini terdapat 10 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jeneponto yang berasal dari cluster luar seperti, cluster yang datang dari Makassar dan cluster pondok pesantren Jawa Timur.

“10 pasien positif, 6 orang sudah dinyatakan sembuh karena sudah lewat masa inkubasinya dan sudah melakukan swab tes hasilnya negatif. 4 orang sisanya masih dalam pemantauan karena OTG dan Alhamdulillah tidak ada angka kematian. Dulu ada meninggal dianggap PDP tapi swabnya negatif berarti bukan covid,” tutupnya. (anti/fajar)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of