Politik

Nelayan Gresik Curhat Tiga Hal ke Presiden Jokowi

beritajatim.com Nelayan Gresik Curhat Tiga Hal ke Presiden JokowiDeni Ali Setiono



Gresik (beritajatim.com) – Nelayan Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik curhat tiga hal yang disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke balai nelayan pesusuan. Didamping Menteri BUMN Erik Thohir, dan Menteri Sosial Tri Risma Harini.

Keluhan yang disampaikan ke Presiden Jokowi yang pertama adalah kesulitan mendapatkan solar BBM untuk melaut. Nelayan mengaku solarnya ada tapi sangat sulit. Keluhan kedua adalah permasalahan pendangkalan. Sebab, selama ini usai melaut mencari ikan. Perahu nelayan di Kelurahan Lumpur tidak bisa sandar.

Terakhir berkaitan dengan sertifikat tanah yang dimiliki para nelayan di kampung sekitar pantai. Pasalnya, hal ini karena tanahnya merupakan tanah oloran, atau tanah reklamasi. Sehingga, tidak bisa disertifikat untuk pengajuan modal.

Baca Juga:

  • Bamsoet Dukung Sikap Presiden Erdogan dan Presiden Jokowi
  • SPRI: Saatnya Pastikan Semua Program Jokowi Dinikmati Rakyat
  • Disaksikan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura, Indonesia-Singapura Tandatangani Ekstradisi
  • Resmikan Pasar Besar Ngawi, Presiden Berharap Jadi Pengungkit Ekonomi Masyarakat
  • Pemerintah Segera Ajukan Omnibus Law ke DPR

“Soal BBM solar khusus nelayan saya sudah perintahkan Menteri BUMN Erik Thohir untuk mengusulkan ada SPBU khusus yang dibangun oleh pemerintah bekerjasama dengan BUMD guna memudahkan nelayan mencari BBM,” ujar Jokowi, Rabu (20/04/2022).

Mengenai pendangkalan yang dikeluhkan nelayan. Mantan Gubernur DKI Jaya itu sudah memerintahkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera menangani tempat sandar nelayan di Kelurahan Lumpur, Gresik.”Saya sudah menghubungi Pak Basuki selaku Menteri PUPR untuk menyelesaikan permasalah ini,” paparnya.

Soal sertifikat tanah milik nelayan. Presiden Jokowi langsung menghubungi Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil untuk menyelesaikan sertifikat tanah yang dimiliki nelayan di Gresik. “Pak Sofyan Djalil juga saya hubungi untuk segera menangani permasalahan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, salah nelayan Suliono (35) menyatakan seringkali merasa kesulitan mencari bahan bakar saat hendak melaut. Jikapun ada para nelayan bisa membelinya dalam jumlah yang terbatas. Hal ini tentu mempengaruhi produktivitas nelayan dalam mencari ikan.

“Kebetulan saya dipilih yang berdialog dengan Presiden Jokowi masalah kesulitan BBM saya sampaikan agar nelayan dipermudah memperoleh solar saat hendak melaut,” katanya.

Selain menggelar dialog dengan nelayan, Presiden Jokowi juga memberikan bantuan sembako ke nelayan. Selanjutnya, orang nomor satu di Indonesia itu menuju ke Pasar Baru Kota Gresik guna memberikan bantuan langsung tunai (BLT) serta sembako ke program keluarga harapan (PKH). [dny/kun]




The post Nelayan Gresik Curhat Tiga Hal ke Presiden Jokowi first appeared on beritajatim.com.