Politik

Muslim Kota Malang Boleh Salat Tarawih Asal Pakai Prokes








Malang(beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang memperbolehkan umat islam untuk menunaikan ibadah sunnah salat tarawih pada Bulan Ramadhan 2021. Syarat utama untuk salat tarawih adalah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan ketat.

“Hari-hari ini meski ada penurunan, tapi kita harus tetap waspada ada kenaikan kasus Covid-19. Tarawih dibolehkan, tapi memakai protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga:

  • Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Lebih Tinggi Dibanding Nasional
  • Hari Bersih Se-dunia, Wali Kota Malang Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan
  • Pemkot Malang dan PWI Bagikan Ribuan Masker ke Masyarakat
  • Dukung Arema FC Jadi Juara, Birokrat Malang Raya Membiru
  • Lampu Lalu Lintas di Malang Bunyi Peringatan Waspada Virus Corona

Sutiaji mengatakan, mereka sedang menyusun surat edaran (SE) wali kota terkait salat tarawih. Setelah itu, SE salat tarawih akan disebarkan dan menjadi pedoman teknis dalam pelaksanaan ibadah.

“Teknisnya masih akan kami atur dan belum ada kajian. Dan Minggu ini akan ada kejelasan (teknis pelaksanaan) melalui SE itu,” ujar Sutiaji.

Masjid Agung Jami’ Kota Malang menjadi tempat favorit umat islam untuk salat tarawih. Takmir masjid sudah bersiap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mereka juga telah memberlakukan hal sama sejak awal pandemi Covid-19. Seperti mewajibkan bermasker, menyediakan hand sanitizer dan bilik desinfektan hingga memperhatikan jarak antar jemaah.

“Jadi kami sudah siap (protokol kesehatan Covid-19) tetap kami menggelar shalat tarawih. Kapasitas, kami mungkin seribuan. Kalau biasanya sampai 2 ribu sampai 3 ribu lebih. Kami minta imamnya nanti bacaannya tidak terlalu panjang sehingga tidak terlalu lama,” tutur Takmir Masjid Agung Jami’ Mahmudi.

Selain itu, takmir masjid juga sudah membentuk Satgas Covid-19 tersendiri. Fungsi dari satgas tersebut adalah untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan saat ibadah shalat tarawih nanti.

“Kami sudah ada dari remaja masjid dan santri pondok. Jumlahnya sekitar 30 orang. Mereka yang mengawasi protokol kesehatan Covid-19. Mereka yang ngatur,” tandasnya. (luc/kun)







The post Muslim Kota Malang Boleh Salat Tarawih Asal Pakai Prokes first appeared on beritajatim.com.