Politik

Meski Sudah Ada Vaksin, Tetap Jangan Abai Prokes 3M








Ponorogo (beritajatim.com) – Berbagai riwayat mewarnai penambahan jumlah kasus konfirmasi baru Covid-19 di Ponorogo. Per hari ini, Rabu (13/1), terdapat 46 kasus konfirmasi baru. Dengan tambahan tersebut, kini jumlah kumulatif mencapai 1467 kasus.

Tambahan kasus per hari ini, terdiri dari 13 orang yang merupakan kasus kontak erat sebelumnya. Sebanyak 28 orang suspek dengan gejala ringan hingga berat yang mengarah Covid-19, dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil yang positif.

Kemudian sisanya ada 4 orang awalnya melakukan pemeriksaan rapid antigen secara mandiri dengan hasil positif dan setelah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif. Serta terakhir, 1 orang melakukan pemeriksaan PCR secara mandiri dan didapatkan hasil positif. “Tambahan kasus konfirmasi baru masih terus terjadi, hari ini ada 46 kasus konfirmasi baru,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Rabu sore.

Baca Juga:

  • Ponorogo Dapat Kuota Rekrutmen CPNS, Ini Formasinya
  • Tahun Depan, Pemkab Ponorogo Terapkan Tukin untuk Minimalisir Korupsi
  • Selain Hari ini, Berikut Tanggal-Tanggal Cuti Bersama Tahun Ini
  • Libatkan Orang Bule, Reyog Ponorogo Tampil Memukau di Belanda
  • 12 Produk UMKM Ponorogo Naik Kelas

Sedangkan kasus kesembuhan ada 30 kasus sembuh dan telah menyelesaikan masa isolasi. Selain itu juga ada seorang pasien Covid-19 yang meninggal. Pasien yang meninggal ini merupakan laki-laki berusia 62 tahun asal Kecamatan Ponorogo. “Jumlah kesembuhan keseluruhan mencapai 1.156 orang. Sedangkan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 70 orang,” katanya.

Ipong menyebut jika hari ini merupakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, yang diawali oleh Presiden Joko Widodo. Selanjutnya, secara bertahap akan dilanjutkan di daerah termasuk Ponorogo. Namun demikian, meskipun vaksin sudah tersedia, Ipong kembali mengajak masyarakat untuk menerapkan hal-hal sederhana dalam mencegah penularan Covid-19.

Hal sederhana itu tidak lain adalah protokol kesehatan 3M. Yaitu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. “Karena, dengan mencegah penularan, maka peningkatan kasus Covid-19 dapat ditekan,” katanya.

Ipong menambahkan bahwa pihaknya tidak pernah lelah untuk mengingatkan kepada masyarakat. Terutama bagi mereka yang masih meremehkan Covid-19. Jangan sampai menjadi abai, dan menganggap angka Covid-19 yang setiap harinya disampaikan ini, hanya sekedar angka saja. “Perlu diingat bahwa angka-angka ini merepresentasikan nyawa seseorang. Maka dari itu lindungi keluarga, teman dan sahabat hanya dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” pungkasnya. (end/kun)









The post Meski Sudah Ada Vaksin, Tetap Jangan Abai Prokes 3M first appeared on beritajatim.com.