Peristiwa

Menhub Minta Bantuan Korban Gempa Palu Disalurkan Lewat Kapal Laut

Googleberita.com, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan pengiriman bantuan untuk korban gempa Palu, Sulawesi Tengah lebih diutamakan melalu jalur laut. Sebab menggunakan pesawat atau jalur udara akan terbatas sedangkan muatan yang dibawa kapal Roro lebih besar.

“Kemarin sudah ada kapal Roro dari Balikpapan sudah masuk, tadi pagi sudah ada dua kapal dari Bitung dan Balikpapan ke Pantoloan,” kata Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Dia menambahkan, Kapal Roro dapat mengangkut 20 truk. Dan jumlah bantuan korban Palu itu akan sangat efektif bila menggunakan kapal laut.

“Kalau 20 truk kali 20 ton berarti 300 ton. Jadi mestinya bantuan lewat kapal yang diutamakan, karena masif, besar,” kata dia. 

Budi mengatakan pihaknya telah memerintahkan Pelindo IV, ASDP, serta KSOP Pantoloan untuk bekerja sama dengan Polri dan TNI guna melakukan pengamanan di sana.

“Dengan adanya kepastian keamanan itu barang-barang itu gampang datang,” ungkap Budi.

Tidak hanya mengirimkan bantuan menggunakan kapal, Budi menjelaskan korban gempa Palu atau pihak yang akan keluar pulau juga bisa menggunakan kapal.

 

 

Evakuasi Jalur Laut

Dampak Gempa Palu dan Donggala. (Twitter Sutopo Purwo Nugroho)

“Dan juga bisa dilakukan untuk orang-orang yang mau ke luar dari Palu. Saya akan tugaskan khusus mereka untuk lakukan,” papar Budi.

Sebelumnya usai meninjau kondisi Palu, Sulawesi Tengah, pascagempa dan tsunami, Presiden Joko Widodo mengatakan akan mengirimkan bantuan makanan hari ini. Makanan itu akan dikirimkan menggunakan pesawat Hercules dari Jakarta.

“Bantuan makanan hari ini kita akan kirim, sebanyak-banyaknya dengan pesawat Hercules. Dari Jakarta langsung ada beberapa pesawat. Kemudian dari sana di ambil lagi dari Makassar, Balikpapan yang ada lebih dekat,” kata Jokowi.

 

Reporter: Intan Umbari Prihatin

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of