Lifestyle

Dulu Diolok, Kini Masker Bra Menjadi Kenyataan Dan Diproduksi

Dulu-Diolok,-Kini-Masker-Bra-Menjadi-Kenyataan-Dan-Diproduksi

Pandemi virus corona yang tengah terjadi saat ini membuat beberapa benda menjadi langka, salah satunya adalah masker, padahal sebelum adanya pandemi, masker sangat mudah di temukan, mulai dari apotek, mini market hingga kios-kiospun biasanya menjual masker eceran. Tapi sekarang keberadaan masker sudah mulai langka, bahkan tenaga medis yang menjadi garda terdepan untuk memerangi virus ini kesusahan mendapatkan masker. Alhasil banyak masyarakat mulai menggunakan benda-benda lain sebagai alternatif.

Namun saking kreatifnya, tak sedikit masyarakat yang justru memanfaatkan benda-benda aneh dan tak pernah terpikirkan untuk dijadikan pengganti masker. Tentu kita masih ingat betul dengan berbagai potret lucu masyarakat dalam menghadapi virus corona. Ada yang menggunakan masker dari kulit buah, ada yang menggunakan masker dari pembalut hingga menggunakan masker dari bra bekas. Semuanya tentu membuat kita geleng-geleng kepala dan terbahak karena tingkah aneh mereka dalam menghadapi pandemi.

Dulu-Diolok,-Kini-Masker-Bra-Menjadi-Kenyataan-Dan-Diproduksi

photo via boredpanda.com

Tapi jangan salah guys, pasalnya masker bra bekas yang kamu tertawai dulu, kini bukan lagi sekedar alternatif di kondisi terdesak lho, karena masker ini benar-benar bisa ditemukan bahkan menjadi trend di Jepang.

Dikutip dari laman Sora News 24 melalui Suara.com, sebuah perusahaan bernama Atsumi Fashion menjadi salah satu yang berpartisipasi dalam mengatasi kelangkaan masker di Negeri Sakura.

Atsumi Fashion sendiri merupakan sebuah perusahaan pakaian intim di Toyama, Jepang. Perusahaan ini telah membuat masker dari bahan yang biasanya digunakan untuk melapisi bra-nya. Di kutip dari Suara.com, perusahaan menyadari bahwa kain sintetis lapisan itu mirip dengan masker sekali pakai lainnya yang dijual di pasar, sehingga mereka berinovasi dengan bahan-bahan yang mereka miliki untuk membuat masker.

Dulu-Diolok,-Kini-Masker-Bra-Menjadi-Kenyataan-Dan-Diproduksi

photo via instagram.com/atsumi.fashion

Awalnya, Atsumi Fashion hanya membuat masker bra berwarna putih pudar, namun saat ini telah berkembang menghasilkan masker dalam deretan warna pastel. Tak hanya warna-warni, masker bra ini pun terlihat memiliki desain persis seperti bra lengkap dengan busa penyangga.

Dulu-Diolok,-Kini-Masker-Bra-Menjadi-Kenyataan-Dan-Diproduksi

photo via instagram.com/atsumi.fashion

Bahkan, kini mereka menggunakan renda sebagai modifikasi masker tersebut sehingga tampilannya cantik seperti bra sungguhan. Meski ide masker bra ini awalnya hanyalan candaan, rupanya rakyat Jepang menyukainya. Terlebih, masker ini juga bisa dicuci dan dipakai kembali.

Karena respons baik ini, Atsumi Fashion pun mulai memproduksi masker bra dengan berbagai desain. Total, mereka memproduksi masker sebanyak 50 unit per warna. Sementara, warna yang ditawarkan adalah putih, merah muda, hijau lime, biru, dan hitam.

Dulu-Diolok,-Kini-Masker-Bra-Menjadi-Kenyataan-Dan-Diproduksi

photo via instagram.com/_mokushouan_

Masker ini sendiri mulai dijual akhir pekan lalu dengan harga 1.490 yen atau sekitar Rp 216 ribu per maskernya. Dengan desain nyentrik dan harga cukup mahal, Atsumi Fashion sama sekali tidak menyangka masker ini akan laku.

Namun, buktinya masker bra tersebut terjual habis secara online dan menghadapi permintaan tinggi pembeli. Bahkan, masker itu juga viral di media sosial. Kini, Atsumi Fashion sendiri dikabarkan tengah mengerjakan lebih banyak masker bra demi mengatasi kelangkaan dan memenuhi tuntutan konsumen.

FYI, masker bedah yang diproduksi oleh 3M pada tahun 1961, yang kemudian berkembang menjadi masker N95, ternyata terinspirasi dari bra lho guys. Bagaimana menurut kalian?

The post Dulu Diolok, Kini Masker Bra Menjadi Kenyataan Dan Diproduksi appeared first on Blog Unik.