Peristiwaular kebun

Langka, Ular Berbisa Berkepala Dua Menggeliat di Kebun Warga

Googleberita.com, Virginia – Seekor ular berkepala dua ditemukan di taman bunga di halaman belakang rumah warga di Virginia, Amerika Serikat.

Temuan reptil langka itu diidentifikasi sebagai ular jenis copperhead. Spesies reptil berbisa endemik dari bagian Timur Amerika Utara.

“Ular bicephalic (berkepala dua) liar sangat langka,” kata ahli herpetologi, John D Kleopfer di unggahan status Facebook miliknya. 

Keberadaan ular langka itu pertama kali disebarluaskan oleh seorang wanita bernama Stephanie. Ia memposting foto awal temuan reptil berkepala dua itu  di Virginia Wildlife Management.

“Apa yang akan terjadi jika menemukan ular berkepala dua ???” tulisnya.

Menurut USA Today yang dikutip Minggu (23/9/2018), ular itu ditemukan di kebun tetangga Stephanie. Dari sana, ular itu bisa dievakuasi oleh para ahli.

Kleopfer menjelaskan bahwa karena “terlalu banyak tantangan hidup dari hari ke hari bagi makhluk dua kepala”, maka ular berkepala dua tak hidup terlalu lama.

Menjelaskan di unggahan Facebook miliknya, Kleopfer mengatakan kepala kiri reptil itu memiliki “esofagus yang mendominasi dan kepala kanannya memiliki tenggorokan yang lebih berkembang untuk makan”.

“Ular copperhead tumbuh sepanjang 18-36 inci atau sekitar 45 sampai 91 cm, sementara ular bicephalic muda ini jauh dari ukuran rata-rata itu. Hanya sekitar 6 inci (15 cm),” papar Kleopfer kepada USA Today.

Kleopfer juga mengatakan bahwa ular itu tak membahayakan siapa pun. Ular berbisa itu cenderung menyerang serangga dan jenis itu juga dikenal tak agresif.

Menurut Kleopfer, ular itu mungkin akan disumbangkan ke fasilitas ilmu kehewanan, “dengan sedikit keberuntungan dan perawatan”, katanya.

Sementara itu, National Geographic menjelaskan ular seperti ini sama seperti kembar siam.

“Saat embrio berhenti membelah bervariasi. Sama seperti kembar siam yang dapat bergabung di kepala, dada, atau pinggul. Demikian juga ular bisa menempel di berbagai tempat di tubuh mereka,” jelas pihak National Geographic.

Kendati demikian, kedua kepala ular itu bisa melakukan serangan jika dalam posisi terancam.

 

Saksikan juga video berikut ini:

Ular Kepala Dua Sebelumnya

Ilustrasi (iStock)

Sebelumnya, seekor ular berkepala dua juga pernah ditemukan di Deerfield Beach, Florida.

Menurut akun siegelreptiles yang mengunggah video itu ke salah satu situs populer berbagi video, hewan itu merupakan salah satu hewan yang dijual di toko mereka.

Falam video yang beredar, terekam sedang memperebutkan mangsa yang sama.

Sejumlah sumber lain menyebutkan bahwa untuk ular berkepala dua, biasanya kepala yang satu akan mengikuti gerakan mengunyah kepala lain yang sedang mengunyah makanan!

Dari akun Epic Wildlife di salah satu situs populer berbagi video disebutkan bahwa walaupun langka, ular berkepala dua ada di alam liar maupun di penangkaran dengan rasio 1 banding 10.000 kelahiran.

Seekor ular berkepala dua yang hidup dalam penangkaran bisa hidup hingga berusia 20 tahun, tergantung spesies dan perawatannya. Arizona State University pernah memiliki 2 ekor ular berkepala dua yang berusia hingga 17 tahun.

Namun, lain halnya dengan ular berkepala dua di alam liar. Mereka seringkali kehilangan arah dan masing-masing kepala cenderung berusaha bergerak ke arah yang berbeda. Karena itu, ular berkepala dua di alam liar menjadi rentan dimangsa.

Ketika dipelihara, ular berkepala dua juga memerlukan perhatian yang lebih. Ada ular berkepala dua yang memiliki satu perut dan tenggorokan, ada pula yang yang terpisah. Ketika sedang memakan mangsanya, mereka bisa saling memperebutkan makanan dan bahkan mencoba menelan kepala kembarannya kalau sedang memiliki makanan di mulutnya!

Ular berkepala dua digunakan sebagai simbol dalam beberapa tradisi dan kebudayaan. Dalam budaya Jerman kuno, ular kepala dua berarti peperangan dan tirani, sedangkan dalam budaya Tiongkok kuno, ular menjadi simbol nasib sial.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of