Politik

Koperasi Pamekasan ‘Enggan Hidup Mati Tak Mau’



Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur menilai keberadaan koperasi di kabupaten Pamekasan, sebagian besar kurang greget alias geliat dan hampir 50 persen masuk katagori ‘enggan hidup mati tak mau’.

Hal itu disampaikan Kepala Diskop dan UKM Jatim, Mas Purnomo Hadi saat menghadiri peresmian koperasi syariah, yakni Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Syariah Tabarok Shohibul Qorib dan Koperasi Serba Usaha (KSU) Syariah Bina Usaha Karomah, di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (5/8/2020).

“Kami berharap dua koperasi ini menjadi koperasi yang berkualitas, koperasi yang menganut prinsip mengawal idealisme koperasi. Apalagi hampir 50 persen koperasi di Pamekasan itu dikatagorikan hidup enggan mati tak mau,” kata Kepala Diskop dan UKM Jatim, Mas Purnomo Hadi.

Baca Juga:

  • Kondisi Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Membaik
  • Pemkab Pamekasan Hadirkan Gus Muwafiq
  • 3 Kecamatan di Pamekasan Terdata Sebagai Zona Hijau Covid-19
  • Masyarakat Diimbau Tahan Diri dan Tak Sebar Info Hoaks

Namun demikian, pihaknya bersyukur dari ratusan koperasi di Pamekasan sebagian besar sudah terlatih. Didukung dengan upaya dan komitmen pemerintahan daerah yang selaras demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif.

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam memberikan sambutan dalam peresmian koperasi syariah di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (5/8/2020).

“Alhamdulillah hal ini juga tidak lepas dari peran serta pemerintah daerah, salah satunya merupakan kebijakan bupati Pamekasan terhadap pembinaan koperasi di kabupaten Pamekasan. Terlebih dari 333 koperasi sudah kami latih hampir 50 persen,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya juga berpesan agar para pelaku usaha di Pamekasan, agar selalu menyesuaikan diri sekaligus memperhatikan empat aspek kewirausahaan, yakni adaptif, inovatif, kreatif dan kolaboratif. “Jadi semua koperasi dan UKM harus bisa beradaptasi dengan situasi dan kondisi, serta perkembangan zaman,” jelasnya.

Baca Juga:

  • Ajakan Bupati Pamekasan Bagi Master Max Community
  • Bupati Pamekasan Mengaku Senang Produk Wirausahawan Muda
  • Harapan Bupati Pamekasan Bagi 332 ASN Lolos Seleksi CPNS
  • Pimpinan OPD Pamekasan Dilarang Terima Tamu LSM Saat Jam Kerja

“Termasuk juga harus selalu kreatif agar pangsa pasar tetap diminati masyarakat, serta inovatif dengan membuat ide segar dan baru hingga menghasilkan usaha yang baik. Dan semuanya tentunya dibutuhkan kolaborasi konkrit antar semua pihak, khususnya para pelaku usaha maupun pemangku kebijakan,” imbuhnya.

Sebelumnya Bupati Pamekasan, Badrut Tamam juga menyampaikan peresmian koperasi syariah tersebut sebagai komitmen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Pemkab Pamekasan memiliki beberapa program prioritas, di antaranya reformasi birokrasi dan ekonomi,” jelasnya.

“Kenapa reformasi birokrasi, karena pemerintahan itu mendorong regulasi yang cepat maupun ekonomi yang cepat dimulai dari service yang bagus. Pemerintahan itu service, kalau tidak, sama halnya lepas dari kodratnya,” tegas pria yang akrab disapa Ra Badrut. [pin/suf]