Politik

Kepala SMAN 1 Jember Tolak Logo Sekolah Dipakai Kampanye Pilbup

googleberita

Jember (beritajatim.com) – Kepala SMA Negeri 1 Jember Eddy Prayitno keberatan jika logo sekolah dicantumkan dalam poster kampanye pemilihan bupati.

Eddy mengeluarkan surat keberatan setelah beredar gambar poster di media sosial atas nama Gardu Faida yang mencantumkan logo SMAN 1 Jember. Dalam poster berfoto Bupati Faida itu tertulis: Menangkan Faida SeMaSa BISA!.

Di sisi kiri foto ada kalimat ‘2 Periode’ dan di sisi kanan logo SMAN 1 Jember. Terdapat kalimat: Calon Bupatiku dr. Hj. Faida MMR Alumni SMA 1 Jember Angkatan Tahun 1987.

Dalam surat tertanggal 3 Februari 2020, Eddy menyatakan, dua alasan keberatan. Pertama, sekolah bukan lembaga politik praktis. Kedua, menjaga netralitas Pilkada Jember.

Baca Juga:

  • Perindo Usung Calon Bupati Djoko Susanto dalam Pilkada Jember
  • Tak Percaya Ada Calon yang Bisa Kalahkan Petahana, Gus Fawait Pilih Maju
  • Pilkada Jember, Gerindra Awali Koalisi dari Parlemen
  • Kecil, Kemungkinan Politisasi Identitas dalam Pilkada
  • Cabup Jember, Peraih Suara Terbanyak DPRD Jatim Ini Manut Kiai Muzakki Syah

Eddy meminta dua hal kepada tim relawan Gardu Faida. Pertama, menghilangkan logo dan nama SMAN 1 Jember di semua media kampanye. Kedua, tidak membawa nama SMAN 1 Jember ke ranah politik praktis.

“Kami mendapat informasi (awal) dari alumni dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim tentang poster Gardu Faida yang diterbitkan di media sosial,” kata Eddy kepada wartawan, Senin (3/2/2020).

Menurut Eddy, banyak alumni yang keberatan SMAN 1 dibawa ke ranah politik praktis. Dispendik Jatim Cabang Jember juga meminta agar SMAN 1 menindaklanjuti masalah ini.

“Kami segera melakukan rapat menyikapi itu. Kami keberatan atas postingan Gardu Faida. Menyebutkan Bu Faida alumni SMAN 1 tidak masalah. Tapi logo ini logo resmi yang mewakili seluruh warga sekolah. Kami keberatan logo dicantumkan di poster pemenangan Bu Faida,” kata Eddy.

Surat keberatan ini dikirimkan ke Bupati Faida, Gubernur Jatim, dan Dispendik Jatim. “SMA kan wilayah provinsi,” kata Eddy.

Sedikit banyak SMAN 1 Jember dirugikan. Surat itu ditujukan ke Gardu Faida. “Tapi karena kami tidak tahu alamatnya, maka kami kirim ke media sosial juga,” kata Eddy.

Jika keberatan ini tidak ditanggapi, maka SMAN 1 Jember akan melayangkan keberatan lagi. “Kami terkejut karena tanpa konfirmasi adanya pencantumam logo itu. Sekolah harus netral tidak boleh berpihak ke salah satu calon,” kata Eddy.

Menurut Eddy, ada informasi bahwa poster itu akan dihapus. Ia menduga bahwa poster itu dibuat alumnus SMAN 1 Jember. (wir/kun)