Politik

Kasus Covid-19 Melandai, Lamongan Gerakkan Pertumbuhan Ekonomi








Lamongan (beritajatim.com) – Angka transmisi penularan Covid-19 di Lamongan memasuki risiko sedang. Hal tersebut berdasarkan data update per 19 Agustus 2021. Seiring dengan itu, diharapkan pergerakan perekonomian juga akan tumbuh. Namun, sesuai dengan pesan Presiden Jokowi, bahwa seluruh Forkopimda se-Jawa Timur diarahkan untuk tetap berhati-hati dan waspada selama pandemi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Effendi (YES) menggelar rapat koordinasi Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Lamongan bersama Dandim 0812, Letkol Infantri Sidik Wiyono dan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat, diikuti Camat, Forkopimca dan Satgas Covid-19 Kecamatan se-Kabupaten Lamongan, secara virtual di Command Centre, Jumat (20/8/2021) sore.

Baca Juga:

  • Yayasan Budha Tzu Chi Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19 Lamongan
  • Tak Ada Tambahan Positif Covid-19, Klaster Sidodowo Terkendali
  • IWAPI Lamongan Terus Salurkan Paket Bantuan Bagi Nakes dan Warga Terdampak
  • Diwajibkan Tes Antigen, 72 Calon Pengantin di Lamongan Terpaksa Tunda Nikah

“Intinya, bahwa walaupun tingkat penularan Covid-19 melandai jika dilihat pada grafik, namun kita harus tetap waspada. Seperti halnya yang disampaikan Presiden Jokowi kemarin di Madiun, diminta untuk terus bagaimana menggerakkan pertumbuhan ekonomi sembari diiringi dengan kehati-hatian dalam pelaksanaannya,” tutur Bupati YES saat memimpin rapat koordinasi.

Lalu, menurut data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten, Polres Lamongan, dan Kodim 0812 secara komulatif per tanggal 19 Agustus 2021, diketahui jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 6.218, sedangan tingkat kesembuhan sejumlah 5.575. Kemudian, kasus aktif terkonfirmasi sejumlah 243 dan jumlah korban meninggal karena Covid-19 berjumlah 400. Serta keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) di Kabupaten Lamongan sebesar 12 persen.

Sementara itu, Dandim 0812 Lamongan Letkol Infantri Sidik Wiyono memaparkan, dari 27 kecamatan yang ada di Lamongan, ada 1 kecamatan yakni Kalitengah, sudah berada di zona hijau. Lalu 4 kecamatan lainnya masih dalam zona oranye, diantaranya Lamongan, Sukodadi, Sugio dan Sambeng. Sedangkan kecamatan sisanya berada di zona kuning.

“Mari berlomba-lomba menjadi zona hijau. Perlu diingat dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Jangan sampai lengah, kita sudah 2 tahun mengalami ini, jangan bosan-bosan untuk mengingatkan kepada masyarakat agar taat prokes,” Pesan Sidik Wiyono dalam paparannya.

Lebih jauh, jika dibandingkan dengan Tingkat Nasional dan Provinsi Jawa Timur, ternyata kasus aktif di Kabupaten Lamongan lebih rendah yakni 3,9 persen, sementara Nasional masih di angka 8,5 persen. Namun untuk kasus kematian di Kabupaten Lamongan lebih tinggi yakni 6,43 persen, sementara tingkat nasional di angka 3.1 persen.

Kendati demikian, kabar gembiranya adalah tingkat kesembuhan di Lamongan melebihi Tingkat Nasional dan Provinsi Jawa Timur yakni 89,66 persen, sedangkan di Jawa Timur di angka 85,57 persen dan nasional 88,4 persen.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Lamongan dr Taufik Hidayat, pihaknya juga turut menindaklanjuti sesuai arahan dari Presiden Jokowi. Guna tercapainya percepatan vaksinasi, Taufik memohon, adanya konsolidasi dari Satgas Covid-19 yang ada di seluruh kecamatan untuk selalu mengecek ketersediaan vaksin dan membantu untuk memotivasi sasaran vaksin yang terkadang sulit diarahkan.

Pada akhir rapat koordinasi ini, Bupati YES mengenalkan City Branding Kabupaten Lamongan kepada Camat dan Muspika yang hadir secara virtual. Di mana hal itu merupakan salah satu strategi dari pemasaran Kabupaten Lamongan ke depan untuk membuat positioning yang besar dan kuat, baik secara regional maupun global.

Hal tersebut bertujuan untuk memasarkan segala aktivitas dari Kabupaten Lamongan, terutama potensi wisata dan budayanya. City branding tersebut bertajuk Lamongan Megilan dengan logo yang telah di kenalkan bertepatan dengan tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke-76 lalu. [riq/suf]









The post Kasus Covid-19 Melandai, Lamongan Gerakkan Pertumbuhan Ekonomi first appeared on beritajatim.com.