EkonomiFotografiLifestyleOlahraga

Kabar dari Sriwijaya FC Yang akan merekrut Raphael Maitimo dan Esiah Pello Benson

Direktur Utama PT Sriwijaya.Fc telah memasukan dua nama naturalisasi untuk mengisi komposisi tim musim 2019

Sriwijaya fc bidik Raphael Maitimo dan Esiah Pello Bonson , dalam Proses Negosiasi

Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Sriwijaya.fc, Asfan Fikri Sanaf, mengakui pihaknya telah memasukkan 2 nama naturalisasi untuk mengisi komposisi tim musim 2019 mendatang.

Rencananya dari nama-nama yang tengah dalam proses negosiasi saat ini, 2 nama di antaranya merupakan pemain naturalisasi.

“Naturalisasi ada di calon tadi, saya lupa namanya. Naturalisasi ada 2, posisi kalau ga salah di depan dan tengah, atau belakang,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (14/3/2019).

Kuat dugaan, nama tersebut adalah Essaiah Pello Benson  dan Raphael Maitimo .Dua nama tersebut, dikabarkan tengah menjadi bidikan manajemen saat ini.

Essaiah Pello Benson merupakan Defender kelahiran Liberian yang telah mengantongi KTP Indonesia.

 

Masuknya Geda Widiade jadi Investor, Sriwijaya FC Incar 4 Pemain Naturalisasi

Pasca menunjuk Asfan Fikri Sanaf sebagai Presiden Klub, secara mengejutkan Gubernur Sumsel H Herman Deru, bersama Asfan bertemu mantan Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade membicarakan soal investasi.

Gede Widiade  tak ingin lepas dari dunia sepak bola setelah mengakhiri kerja sama dengan Persija Jakarta.

Gede telah memutuskan untuk tidak lagi menjadi Direktur Utama Persija sejak Februari 2019.

 

Kini, sosok pengusaha asal Jawa Timur itu dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan tim degradasi liga 2018 Sriwijaya.fc  Sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Tribun Sumsel, Gede masuk dalam tiga nama calon investor yang berminat untuk bergabung bersama SFC.

“Ada 2-3 yang menyatakan berminat,” kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid, Kamis (14/3/2019).

Faisal melanjutkan bahwa investor yang berminat akan dipertimbangkan oleh Direktur Utama PT SOM, Asfan Fikri Sanaf, dengan arahan dari Gubernur Sumatra Selatan, H Herman Deru.

“Calon investor dari perusahaan swasta. Tetapi semua keputusan ada di beliau-beliau ini yang akan memutusk .Calonku

Faisal menjelaskan meskipun SFC diminati oleh beberapa investor, tetapi sesuai dengan arahan Gubernur bahwa nama kebesaran Sriwijaya FC tak boleh diganti, termasuk kandang yang tidak boleh keluar dari Sumsel.

“Jadi nama dan homebase tetap meskipun nanti deal dengan investor,” ujarnya menambahkan.

Faisal menerangkan bahwa beberapa hari lalu bertemu dengan calon investor salah satunya Gede Widiade yang merupakan mantan Dirut Persija Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir pula Gubernur Sumsel dan Dirut PT SOM.

“Kemarin baru perkenalan dan kemungkinan akan bekerjasama untuk membesarkan Sriwijaya FC,” tuturnya mengakhiri.

Jika negosiasi berjalan lancar, maka Gede akan kembali masuk dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

Hanya, kali ini ia akan mendapatkan tugas mengangkat prestasi Sriwijaya FC di Liga 2 tahun 2019 sehingga bisa kembali ke Liga 1 pada tahun  2020 nanti .

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of