Politik

JLS Tuban Sudah Dilalui Warga, Proyek Tahap 2 Masuk Proses Lelang

googleberita

Tuban (beritajatim.com) – Meski belum secara resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, keberadaan Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau Ring Road Tuban pada proyek tahap pertama itu sudah selesai dikerjakan dan sudah banyak dimanfaatkan oleh para pengendara untuk menggunakan jalur itu, Senin (13/1/2020).

Pihak Pemkab Tuban sendiri masih akan melakukan kajian dan juga persiapan sebelum JLS yang merupakan proyek tahun 2019 itu diresmikan. Sedangkan proyek tahap kedua tahun 2020 untuk melanjutkan jalan lingkar selatan dengan total panjang sekitar 19 kilometer sudah masuk dalam proses lelang.

Dari hasil pengamatan di lapangan, Jalan Lingkar Selatan pada tahap pertama mulai dari Desa Tunah hingga Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban itu sudah banyak dilalui kendaraan. Khususnya sepeda motor dari warga sekitar maupun juga mobil serta kendaraan truk diesel kecil.

Baca Juga:

  • Perlu Studi Kelayakan Bangun Jalan di Wisata Pantai Kabupaten Malang
  • Pemprov Jatim Segera Prioritaskan JLS

Sejumlah pengendara mobil pribadi yang melintas di jalan tersebut mengaku penasaran dengan kondisi jalan baru yang masih terlihat mulus tersebut. Bahkan untuk para pengendara motor memang sengaja lewat jalan lingkar itu lantaran jalannya lebih lurus dan lebih cepat sebagai penghubung sampai jalur pantura jalan Tuban-Surabaya itu.

“Awalnya lewat sini coba-coba, ternyata lebih cepat kalau dari Semanding mau ke jalan besar. Truk-truk juga sudah banyak yang lewat,” ujar Yanto (36), salah satu pengendara mobil warga Kecamatan Semanding, Tuban yang sudah biasa lewat JLS itu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban Budi Wiyana menyatakan bahwa pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban juga telah memasang sejumlah rambu-rambu di jalan itu. Sehingga tidak masalah jika saat ini sudah banyak warga yang memanfaatkan jalan itu.

“Meskipun ini belum fungsi tapi sebagian itu kan sudah fungsi, jadi tidak masalah toh rambu-rambu itu sudah kita pasang. Hanya saja nanti perlu adanya pengaturan-pengaturan koordinasi antara Dishub dan Lalu Lintas,” ungkap Budi Wiyana, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban saat dikonfirmasi terkait JLS itu.

Budi Wiyana menambahkan, bahwa untuk melanjutkan proyek JLS tahap 2 yang nantinya tembus sampai Mondokan itu saat ini masuk dalam tahap proses lelang. Yang mana jangka waktu lelang akan berlangsung selama sekitar 45 hari sejak awal bulan Januari 2020 ini. “Tahap dua ini kan mulai tahapan proses lelang dan ini proses lelang kan hanya 45 hari. Harapannya sekitar Februari nanti sudah bisa pelaksanaan,” pungkasnya.[mut/kun]