Politik

Jelang Lebaran Bangkalan Kebanjiran Pekerja Migran








Bangkalan (beritajatim.com) – Jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) mulai berdatangan ke Kabupaten Bangkalan secara bergantian. Untuk mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan karantina pada seluruh pendatang itu.

Kadinkes Sudiyo menuturkan, sebanyak 65 PMI sudah tiba di Bangkalan dan berada di tempat karantina. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan kesehatan serta melakukan swab tes. “Sejak Jumat kemarin sudah ada 65 pekerja yang tiba di Bangkalan. Rencananya ada tambahan lagi hari ini sekitar 75 orang,” tuturnya, Senin (3/5/2024).

Ia menyampaikan, mayoritas PMI yang tiba bekerja dari Negara Malaysia dan Singapura. Nantinya, proses karantina akan dilakukan 5 hari dengan rincian 2 hari dikarantina di Surabaya dan 3 hari dilakukan karantina di masing-masing kabupaten/kota. “Di kabupaten karantina tiga hari karena sebelumnya sudah di karantina di Surabaya,” ungkapnya.

Baca Juga:

  • Pekerja Migran Asal Jatim Kirim Uang Rp 280 Miliar
  • Lebih 34 Ribu Pekerja Migran Akan Kembali ke Indonesia
  • Buruh Migran Sumbang Remittance ke Ponorogo Sebesar Rp 19 Milyar
  • Ini Pesan Menhan dan Menaker untuk Pekerja Migran
  • Disnaker Malang Mulai Siapkan Pekerja Migran Usai Pandemi Covid-19 Berakhir

Pria yang biasa disapa Yoyok ini juga mengatakan hingga saat ini tidak ada penambahan kasus baru dari kloter PMI. Sehingga, para pekerja bisa segera pulang setelah masa karantina usai. “Alhamdulillah tidak ada kasus baru, karena memang tiap karantina juga dilakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bangkalan, Ariek Moein mengatakan, penjemputan PMI ini difasilitasi oleh masing-masing daerah. “Iya betul untuk armada transportasinya kami sediakan untuk jemput dan antar ke balai diklat,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan akan menyediakan armada angkutan hingga lebaran usai. Sebab, dalam peraturan larangan mudik, armada pengangkut PMI menjadi pengecualian. “Ada pengecualian untuk kendaraan yang mengangkut PMI, WNI dan pelajar luar negeri serta untuk pemulangan orang dengan alasan khusus dari pemerintah sampai asal daerah,” tandasnya.[sar/kun]












The post Jelang Lebaran Bangkalan Kebanjiran Pekerja Migran first appeared on beritajatim.com.