Peristiwa

Jaring Penyanyi Cilik Berbakat, LSAI 2018 Gandeng Bens Leo dan Menteri PPPA

Googleberita.com, Jakarta – Musik Hana Midori (MHM) menggelar Panitia pelaksana Lomba Suara Anak Indonesia (LSAI) 2018 yang turut melibatkan Bens Leo selaku Ketua Juri dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Yohana Yembise di Jalan Merdeka Barat Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).

Bens Leo menyebutkan bahwa keterlibatan Kementerian PPPA sebagai mitra MHM dalam penyelenggaraan LSAI 2018 merupakan sebuah langkah tepat.

“Kami dan Kementerian PPPA memiliki keprihatinan yang sama terhadap kelangkaan lagu dan penyanyi anak. Karena itulah kami menyelenggarakan lomba cipta lagu anak dan lomba penyanyi anak yang pendaftarannya sudah dibuka sejak Agustus lalu,” jelas Bens Leo perihal LSAI 2018 dalam sebuah keterangan kepada para pewarta.

Menteri Yohana Yembise mengaku bersemangat menyambut lomba ini. Pasalnya, kegiatan LSAI 2018 terkait dengan hak-hak anak sekaligus hak tumbuh kembang anak yang harus diperhatikan, termasuk hak perlindungan khusus bagi anak-anak.

Meminta Perhatian Khusus

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise memberi sambutan saat penandatanganan nota kesepahaman di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (30/5). (Googleberita.com/JohanTallo)

“Di Indonesia sekarang ini terdapat 87 juta orang usia anak. Dan semua meminta perhatian khusus dari kita. Terlebih, belakangan ini kita seperti kehilangan identitas lama. Di mana dulu, lagu-lagu anak seperti yang dinyanyikan Chicha Koeswoyo, mudah didapat baik lewat televisi maupun radio,” kata Yohana.

Sang menteri menyebut zaman memang sudah berubah. Pada era kini, anak-anak terlihat lebih terpukau pada gawai ketimbang menonton televisi.

“Sebetulnya, kegiatan lomba ini bisa mengalihkan perhatian mereka dari penggunaan gawai yang berlebihan,” tuturnya bersemangat.

Menyebarluaskan Lagu Hasil Lomba

Pengamat musik Bens Leo. (Googleberita.com/Immanuel Antonius)

Yohana sangat berharap LSAI 2018 dapat menjaring kembali penyanyi sekaligus pencipta lagu anak dan menyebarluaskan lagu hasil lomba ke seluruh anak di Indonesia.

“Semoga dari sini bisa lahir banyak lagu yang sesuai dengan perkembangan anak. Dan para peserta penyanyi harus bisa tampil secara natural sesuai usia anak-anak,” kata Yohana.

Lebih lanjut, Yohana berpesan khusus untuk peserta lomba nyanyi, agar tetap berkonsentrasi dengan pelajaran di sekolah.

“Menyanyi dan ikut lomba hanya untuk mengembangkan bakat yang dilakukan di saat luang,” pesannya.

Yen Sinaringati selaku Produser Pelaksana dari MHM menyebut pendaftaran peserta LSAI 2018 masih dibuka hingga 30 Oktober 2018.

Untuk persyaratan dan ketentuan lomba, bisa dilihat melalui website maupun akun media sosial MHM. Semi Final acara ini akan digelar pada 10 November, sementara Grand Final akan digelar pada 25 November 2018 di Taman Mini Indonesia Indah.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of