kriminalPeristiwaPolitik

Jang Ja Yeon Frustasi di Karenakan Dilecehkan Berkali-kali Oleh Bos-bos Industri Hiburan Korea.

Sebelum meninggal ternyata Jang Ja Yeon menuliskan surat wasiat yang berisikan pengakuannya bahwa ia dijadikan budak seks oleh para bos industri hiburan Korea.


Aktris cantik Jang Ja Yeon, dinyatakan meninggal karena bunuh diri pada tanggal 7 Maret 2009 lalu. Bintang drama BBF (Boys Before Flowers) meninggalkan surat panjang yang berisi pengakuannya tentang pelecehan seksual yang dialaminya kala itu.

Penyelidikan kasus bunuh diri Jang Ja Yeon, dibuka kembali dan akan diselesaikan pada akhir Maret, Senin 18 Maret 2019. Dispatch merilis foto-foto yang diambil dari rekaman CCTV final dengan Jang Ja Yeon di dalamnya.

Dalam rekaman tersebut, tampaj Jang ja Yeon sedang berbicara dengan teman terdekatnya yang bernama Ms.Lee. Berikut isi percakapannya :

Jang Ja Yeon : Unnie, Semua akhirnya bakal terungkap.

Ms Lee : Apa yang kau bicarakan itu?

Jang Ja Yeon : Yoo Jang Ho (Manager di mantan agensi) menyuruhku ke kantornya karena dia ingin memberitahuku sesuatu. Dia mengatakan sedang mempersiapkan penyelidikan kriminal pada Kim Jong Seung. Jika aku menuliskan semua yang telah terjadi padaku, mereka akan menjamin identitasku dan mereka juga akan membebaskanku dari kontrak. Jadi aku pergi dan menulis dokumen.

Ms. Lee : Kenapa kau mempercayai mereka dan menulis hal seperti itu?

Jang Ja Yeon : Unnie, Ngomong-ngomong, aku tidak bisa hanya duduk dan tidak melakukan apa apa, ketika Kim Jong Seung hancur, apakah kontrakku akan dibatalkan secara otomatis?

Jang Ja Yeon sangat ingin mengakhiri kontrak dengan agensinya. Dokumen yang dia tulis kemudian dikenal dengan ”catatan bunuh diri” .  berikut isi dokumen yang Jang Ja Yeon tulis :

  1. Pada oktober 2008, Ceo Kim Sung Hoon mengirimku ke sutradara drama ”Ja Myung Go” di malam hari. Sutradara dapat membuat Lee Mi Sook menjadi bagian dari drama dan jika aku ingin menjadi bagian dari drama tersebut, aku dipaksa melayaninya minum-minum, dan aku melakukannya.
    Selain itu, CEO Kim Sung Hoon dengan bercanda memeras Lee Mi Sook, mengatakan bagimana jika Lee Mi Sook tidak muncul dalam drama CEO perusahaan Drama Production, bahwa Kim Sung Hoon akan merusak imejnya.
  2. Pada 11 Januari 2008, ketika aku harus melayani minuman keras kepada CEO Kim Sung Joon dan (nama disunting), mereka mengutuk Song Sun Mi, dan bahkan berbicara tentang memotong semua pekerjaannya.
    orang yang kulayani minuman keras mengatakan kepadaku bahwa aku lebih cantik  daripada Song Sun Mi dan sebaliknya, dia akan memanggilku untuk pekerjaan di masa depan, jika aku pergi ke tempat hiburan dewasa dengannya dan melayaninya minum-minum.
    Dalam kebenaran di atas, aku aktris Jang Ja Yeon, tidak berbohong dan menderita kerusakan yang disebabkan oleh CEO The Contents Entertainment Kim Sung Hoon (nama asli Kim Jong Seung).
  3. ketika aku menandatangani kontrak dengan Ceo Kim Sung Hoon, aku tidak bisa menghitung berapa kali aku dipaksa melayani minuman keras bersamanya. Pada September 2008, dia memanggilku ke tempat hiburan dewasa dan membuatku tidur dengannya. Pada tahun 2008 (aku tidak dpaat mengingatnya dengan baik), Kim Sung Hoon terlalu banyak minum, mengunciku di sebuah ruangan bersamanya, dan memukul kepalaku dengan tangannya dan botol air. Dia juga melecehkanku secara verbal.
  4. Seorang sutradara pergi ke Thailand untuk bermain golf dan aku dikeluarkan dari jadwal drama dan disuruh pergi ke thailand untuk menghibur sang sutradara. Ketika aku tidak mematuhi permintaan itu, mereka memberi tahu menajerku bahwa aku akan menanggung biaya sewa mobil juga.

    Aku hidup dengan impian seorang aktris, dengan mimpi itu, aku harus menanggung serangan verbal dan fisik dari CEO The Contents Entertainment Kim Sung Hoon.

    Aku hanya seorang aktris pendatang baru yang lemah dan tidak berdaya, aku ingin melepaskan diri dari rasa sakit ini.

    Sementara itu, kasus kematian Jang Ja Yeon akan berakhir pada akhir Maret 2019. untuk memperpanjang penyelidikan kasus ini, para pendukung yang bersimpati dengan kisah jang ramai-ramai menandatangani sebuah petisi. terhitung sudah 637 ribu orang yang telah menandatangani petisi Blue House (pemerintah).

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of