Politik

Jamhadi Disebut Ambil Formulir Pilwali Surabaya di PDIP, Benarkah?

googleberita

Surabaya (beritajatim.com) – Proses pendaftaran Bacawali PDIP Surabaya terus bergulir. Prosedur pendaftaran yang tertutup untuk kader disinyalir membuat beberapa calon berlomba-lomba non kader untuk masuk menjadi kader banteng.

Beredar kabar jika mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Surabaya Jamhadi mencoba peruntungan tersebut.

Pengusaha sekaligus orang kepercayaan Bambang DH ini ikut mengambil formulir pendaftaran. Informasi yang dihimpun, Jamhadi mengambil formulir diwakilkan bertepatan dengan pengembalian formulir yang dilakukan oleh Armuji kemarin.

Kabar ini dibantah oleh Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono. Ia mengaku, sepanjang pengetahuannya, Jamhadi belum mengambil formulir pendafaran.

“Nggak ada. Sampai hari ini saya tidak mendapatkan laporan jika Pak Jamhadi itu mendaftar. Hari ini pun nggak ada,” tegas politisi yang akrab disapa Awi, Selasa (10/9).

Terkait status kader PDIP dari Jamhadi, mantan wartawan senior itu pun tidak tahu menahu. Sebagai informasi, pada masa pendaftaran yang dibuka PDIP, hanya kader partai berKTA saja yang berhak mengambil formulir pendaftaran.

“Saya kurang tahu (Jamhadi punya KTA atau tidak). Tapi saya rasa Beliau dan timnya tahu tentang tata aturan pendaftaran dari kami. Bisa jadi Pak Jamhadi punya KTA, bisa juga tidak. Monggo ditanyakan ke Pak Jamhadi sendiri,” jelas Awi.

Ia menambahkan, secara aturan menurut Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Whisnu Sakti Buana, pendaftaran di Surabaya bersifat tertutup. Ini berarti, hanya untuk kader dan anggota serta pengurus PDIP.

Baca Juga:

  • Berdasarkan Riset, Ini 4 Modal Penting Bagi Calon Pengganti Risma di Pilwali Surabaya
  • Pilwali Surabaya, Calon Independen Punya Tantangan Besar
  • Menuju Surabaya Modern, Seni Budaya Tak Boleh Dilupakan

Ketika dikonfirmasi Jamhadi memilih belum menjawab secara jelas alias masih malu-malu. Ketika ditelpon dia tidak mengangkat. Namun pesan singkat yang dikirim oleh SurabayaTIMES sempat dibalasnya.

“Kita sedang sama Pak Sutrisno Bachir ketua KEIN (Komite Ekonomi Industri Nasional),” ujarnya seraya memberikan foto menunjukkan sedang tersenyum.[ifw/ted]