Politik

Jadi Rujukan Smart City, Pemkot Kediri Kembali Terima Kunjungan Pemkab Tegal

Jadi Rujukan Smart City, Pemkot Kediri Kembali Terima Kunjungan Pemkab Tegal.

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Kediri kembali menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Tegal, Rabu (22/6/2022). Kunjungan tersebut berkaitan dengan program Gerakan Menuju 100 Smart City.

Sebelumnya, Jumat (31/1/2022), Pemkot Kediri berkesempatan menerima kunjungan Pemkab Tegal untuk studi Sistem Informasi Eksekutif (SIE) dan Teknologi Informasi. Kali ini Pemkot Kediri terlibat diskusi dengan Pemkab Tegal terkait program serupa.

Baca Juga:

  • Mutilasi ‘Mayat dalam Koper’, Pelaku ternyata Minum Obat Perangsang
  • Walikota Kediri Belajar Bareng Siswa Via Vidcon
  • Positif Corona Kota Kediri Bertambah, Tertular di Surabaya
  • Setahun Tak Berfungsi, Aula Santo Yoseph Dapat Dana Hibah dari Pemkot Kediri

Sabilillah Ardi, Wakil Bupati Tegal yang juga turut hadir dalam kunjungan ini mengatakan bahwa pihaknya ingin menggali informasi dan bertukar pikiran terkait tahapan-tahapan pelaksanaan gerakan 100 Smart City yang ada di Kota Kediri.

“Tahun 2023 Kabupaten Tegal akan mendapatkan pendampingan dari Kementerian Kominfo untuk gerakan menuju 100 Smart City. Kemudian setelah kita cek ternyata Kota Kediri sudah lebih dulu melakukan tahapan-tahapan yang akan kita lakukan ini sejak tahun 2019. Untuk itu, kami berniat untuk berguru dan belajar dari Kota Kediri,” ungkapnya saat memberikan sambutan di ruang Command Center Kota Kediri, Rabu, (22/6/2022).

Apip Permana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri menyambut baik etikat dari Pemkab Tegal yang juga turut serta Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Tegal dalam rombongan. “Kami merasa terhormat dapat menjadi rujukan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam implementasi program gerakan menuju 100 Smart City. Memang sejak tahun 2019 kita sudah mengupayakan untuk menyelaraskan program-program dan kebijakan yang sejalan dengan program Smart City ini,” ucap Apip.

Selain itu, pihaknya juga mengatakan bahwa program-program itupun tidak serta merta sekedar ada, melainkan juga harus berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.

“Dikatakan kota yang cerdas apabila solusi-solusi dalam pemecahan suatu permasalahan itu tidak hanya mengandalkan pemerintah saja, melainkan bagaimana program tersebut dapat memupuk kemandirian masyarakat sehingga solusi tersebut dapat terus berkelanjutan,” ucap Apip lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga berkesempatan mengenalkan Prodamas Plus sebagai salah satu program yang menuntut kemandirian masyarakat dalam pengelolaan pembangunan di lingkungannya masing-masing. “Alhamdulillah Prodamas Plus ini dalam Smart City telah mendapatkan apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia berupa penghargaan Smart Branding,” imbuh Apip.

Lebih lanjut, pasca jalannya diskusi, rombongan Pemkab Tegal sempat bertandang ke ruangan Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit sebelum berpamitan. Sebagai informasi, dalam kunjungan kerja ini rombongan Pemerintah Kabupaten Tegal terdiri dari 5 orang yakni Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardi, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo Kabupaten Tegal Kusniato beserta 3 staff.

Sementara dari Pemerintah Kota Kediri, turut hadir Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Kediri, Nur Muhyar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri, Apip Permana beserta jajaran, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Herwin Zakiya, Koordinator Program Homecare Peduli, Kristika dan Analis Kebijakan Ahli Muda, Dinkop-UMTK, Patrya. [nm/suf]





Ikuti kami di google berita https://bit.ly/3vWew0y
#beritaviral #jawatimur #viral #berita #beritaterkini #terpopuler #news #beritajatim #infojatim #newsupdate #FYI