Lifestyle

Ikan Asap Mudah Tercemar Bakteri Listeria

FAJAR.CO.ID — Leher kaku, kejang-kejang, hingga sakit kepala berat usai mengonsumsi makanan adalah ciri infeksi listeria. Segera ke dokter untuk memastikannya.

Belum lama ini, jamur enoki asal Korea Selatan disebut terkontaminasi bakteri listeria hingga harus dihilangkan dari pasaran. Namun, sejatinya bakteri tersebut ditemukan pada makanan yang tidak higienis.

Dosen Teknologi Pangan Sehat dan Pangan Fungsional, Universitas Hasanuddin, Ir Nurlaila Abdullah MS mengatakan, selain pada enoki, bakteri listeria monocytogenes banyak dijumpai pada ikan mentah atau yang hanya diasapi. Juga makanan laut yang dimakan mentah. Terlebih, jika makanan tersebut hanya dicuci pada air sumur langsung, bukan air bersih yang yang mengalir dan telah melalui proses penyaringan.

“Sebetulnya bisa mencuci dengan air biasa, tetapi sebelum dikonsumsi harus ada perlakuan khusus pada makanan tersebut. Perlakuan itu misalnya, memberikan air cuka atau asam,” ujarnya kepada FAJAR, Jumat, 18 Juli.

Untuk mencegah terinfeksi listeria, Nurlaila menyarankan agar mengindari mengonsumsi ikan asap dingin seperti salmon, bandeng, dan tuna yang tidak disimpan di lemari es. Untuk ikan asap yang sudah disimpan di kaleng atau dalam lemari es, masak terlebih dahulu baru baik dikonsumsi.

Selain itu, beberapa makanan yang dianggap rentan antara lain, susu, keju mentah, sayuran mentah yang dibiarkan tinggal berjam-jam, buah mentah, buah olahan, serta unggas mentah atau kurang matang. “Makanan cepat saji atau langsung makan seperti sosis dan hot dog juga rentan,” ucapnya.

Terpisah, Dosen Mikrobiologi Departemen Biologi Unhas, Dr Sulfahri menyampaikan, sangat rentan pada makanan tidak higienis karena perkembangan bakteri listeria sangat pesat dan cepat. Bahkan mampu hidup pada suhu minus dua hingga 48 derajat celcius.

“Bakteri tersebut sangat cepat mengontaminasi makanan yang diolah dalam keadaan yang tidak higienis. Bakterinya memang tersebar meluas, terutama pada peternakan (kotoran ternak),” jelasnya.

Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropis dan Infeksi, RS Universitas Hasanuddin, dr Sudirman Katu Sp PD K-PTI FINASIM mengutarakan, semua orang bisa terinfeksi bakteri itu. Tetapi paling rentan adalah orang tua, orang dengan sistem imun lemah, penderita penyakit kronis, ibu hamil, dan bayi baru lahir.

Ada berbagai gejala yang muncul jika seseorang terinfeksi bakteri tersebut, tetapi bergantung pada tingkat keparahan penyakit. Gejala ringan meliputi demam, nyeri otot, mual, muntah, dan diare. Sementara listeriosis yang lebih parah gejalanya termasuk sakit kepala, leher kaku, bingung, kehilangan keseimbangan, sampai kejang. “Dalam beberapa kasus, infeksi listeria bisa menyebabkan korbannya meninggal dunia,”tutupnya. (*)

REPORTER: FARISAL
EDITOR: HAMDANI SAHARUNA

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of