Lifestyle

Hubungan Poliamori dan Selingkuh, Mirip Tapi Prinsipnya Berbeda

Hubungan poliamori merupakan jenis hubungan yang melibatkan lebih dari dua orang. Orang yang menjalani hubungan ini biasanya memiliki satu pasangan utama dan satu atau lebih pasangan lain. Mengingat ada lebih dari dua orang yang terlibat dalam hubungan poliamori, lantas apa beda antara hubungan ini dan selingkuh?

Perbedaan hubungan poliamori dengan selingkuh

kesehatan mental korban perselingkuhan

Bagi orang-orang yang tidak akrab dengan istilah poliamori, hubungan unik ini mungkin terkesan tak biasa dan mirip dengan selingkuh. Tidak mengherankan, sebab hubungan poliamori memiliki prinsip yang berbeda dibandingkan hubungan pada umumnya.

Pertama-tama, Anda perlu memahami terlebih dulu bahwa poliamori tidak sama dengan poligami. Poliamori artinya Anda menjalin hubungan dengan beberapa orang, dan tiap orang yang terlibat dalam hubungan ini bisa menjalin asmara antara satu sama lain.

Sementara itu, poligami berarti seseorang berpasangan dengan lebih dari satu istri atau suami. Poliamori dan poligami pada dasarnya berbeda, tapi ada satu hal yang sama dari keduanya. Baik poliamori dan poligami tidak sama dengan selingkuh.

Orang-orang yang menjalani hubungan poliamori sadar sepenuhnya bahwa pasangan mereka memiliki hubungan dengan orang lain. Jika Anda berada dalam hubungan ini, Anda juga boleh menjalin hubungan dengan orang ketiga asalkan semua pihak setuju.

Hal serupa juga berlaku bagi Anda. Meski Anda sudah berpasangan, sah-sah saja bila Anda ingin menjalin hubungan dengan orang baru. Pasangan Anda yang pertama pun berhak memiliki hubungan dengan pasangan baru Anda. Begitu seterusnya, tergantung aturan tiap pasangan.

Satu hal yang membedakan hubungan poliamori dan selingkuh adalah adanya consent alias persetujuan. Jika Anda atau pasangan ingin menjalani hubungan poliamori, kedua belah pihak harus sama-sama menyetujuinya. Tidak boleh hanya satu orang.

Setelah Anda dan pasangan sepakat, kedua pihak harus saling memberitahu bila ingin menjalin hubungan dengan orang lain. Pada hubungan poliamori, seseorang dikatakan selingkuh jika menjalin hubungan dengan orang baru tanpa adanya persetujuan.

Kelebihan dan kekurangan menjalani hubungan poliamori

selingkuh hati

Hubungan bersama dengan lebih dari satu pasangan memang tak lazim di berbagai negara yang kental dengan adat dan budaya ketimuran. Meski demikian, hubungan ini tetap memiliki makna tersendiri bagi orang-orang yang menjalaninya.

Hubungan poliamori bahkan bisa tumbuh harmonis dan jauh dari masalah selingkuh, walaupun umumnya tidak berlangsung lama. Melansir laman Foundation for Intentional Community, berikut sejumlah kelebihan yang dapat diperoleh dari hubungan ini:

  • Membuka sudut pandang dan kesempatan baru
  • Mendapatkan kebebasan dan penerimaan
  • Bisa mengungkapkan cinta dengan lebih luas
  • Menjadi saling terbuka dengan pasangan
  • Memiliki banyak orang yang mendukung Anda

Akan tetapi, hubungan poliamori yang mulus dan lancar tanpa masalah selingkuh pun bisa saja memiliki kekurangan seperti:

  • Rasa cemburu yang sulit dikendalikan
  • Hubungan yang rumit, terlebih jika ada yang ingin menikah
  • Diskriminasi sosial
  • Sulit menemukan orang lain yang ingin menjalani hubungan serupa
  • Risiko kesehatan akibat bergonta-ganti pasangan
  • Harus bernegosiasi dengan pasangan yang memiliki keinginan berbeda
  • Kecenderungan membandingkan pasangan yang satu dengan yang lain

Hubungan poliamori dan selingkuh adalah hal yang berbeda. Pada hubungan poliamori, kedua pihak sepakat untuk menjalin asmara dengan orang lain. Sementara pada perselingkuhan, salah satu pihak merahasiakan hubungannya dari pasangan yang pertama.

Hubungan poliamori merupakan sesuatu yang rumit dan tidak semua orang dapat menjalani hubungan ini. Walau demikian, tak ada salahnya mengetahui bahwa hubungan asmara manusia ternyata bisa sangat berwarna-warni.

The post Hubungan Poliamori dan Selingkuh, Mirip Tapi Prinsipnya Berbeda appeared first on Hello Sehat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of