Politik

Gubernur Jatim: Jangan Sebut Bangkalan Zona Hitam








Sumenep (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberi perhatian khusus terhadap melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Berdasarkan data Satgas Covid-19, ada 4 kecamatan di Bangkalan yang berkategori zona merah, yakni Kecamatan Arosbaya, Geger, Klampis, dan Kota.

“Jangan sebut Bangkalan Zona Hitamlah. Memang ada kecamatan yang temuan kasus Covid-19 melonjak. Empat kecamatan zona merah,” katanya.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Timur ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Pendopo Agung Sumenep pada Sabtu (12/06/2021). Gubernur meninjau vaksinasi bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Baca Juga:

  • Aparat Gabungan Pasuruan Operasi Yustisi di Pasar Gondanglegi
  • Pengelola dan Pengunjung Wisata Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
  • UB Malang Larang Mahasiswa ke Luar Negeri dan Bikin Seminar
  • Shelter Kedua Sentra IKM Kampung Reyog Mulai Beroperasi
  • Tambah 2 Kasus, Total Positif Covid-19 Kabupaten Mojokerto 142 Orang

“Kalau untuk Kabupaten Bangkalan, semua pendekatan sudah kami lakukan. Pak Pangdam melibatkan banyak tim. Pak Kapolda juga melibatkan banyak tim. Ini tentu saja dimaksudkan sebagai proses ‘penebalan’ layanan, agar bisa memberikan pelayanan lebih cepat,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, Pemprov Jawa Timur sendiri juga sudah menurunkan tim, untuk memastikan bahwa seluruh puskesmas bisa memberikan layanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada layanan kesehatan yang terhenti.

“Seperti misalnya ibu-ibu hamil, jangan sampai kesulitan mendapatkan layanan persalinan. Kemudian rawat jalan harus dipastikan berjalan seperti semula, sehingga tim dokter dari Kodam, Polda, dan Pemprov ikut menangani di masing-masing puskesmas,” terangnya. (tem/kun)










The post Gubernur Jatim: Jangan Sebut Bangkalan Zona Hitam first appeared on beritajatim.com.