Peristiwa

Gerindra: Prabowo Sudah Biasa Dibohongi dan Dikhianati

Googleberita.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, Prabowo Subianto tidak memusingkan terkait terungkapnya kebohongan Ratna Sarumpaet. Menurut dia, Prabowo sudah terbiasa dibohongi atau dikhianati.

“Pak Prabowo berkali-kali menghadapi situasi kayak gini di khianati, dibohongi, dikibuli biasa itu, jadi beliau itu menghadapi seperti ini bukan hal yang pertama,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Muzani mengatakan pihaknya juga tidak ingin memperkeruh suasana. Kata dia, yang terpenting adalah Ratna sudah dipecat dari kepengurusan tim pemenangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

“Ya dia kan sudah mundur dan kita sudah memberhentikan yang bersangkutan kan. administrasinyakan bagus, kita bukan penyidik kita bukan lembaga hukum. Dan kita tidak cukup punya backup kecuali diri kita sendiri,” ungkap dia.

 

Minta Maaf ke Prabowo

Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menaiki bersama pendukungnya menunjukkan salam dua jari saat mengikuti pawai Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Minggu (23/9). (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Diketahui, aktivis Ratna Sarumpaet mengakui dirinya membuat kebohongan soal penganiayaan oleh orang tak dikenal di Bandung. Dia meminta maaf kepada Prabowo yang telah menemui dan membelanya. Setelah menyadari kebohongan soal penganiayaan itu salah, Ratna menyesal.

Ratna mengungkapkan, wajah lebamnya itu bukan karena dianiaya, tetapi akibat operasi sedot lemak yang dilakukan di bagian pipi kiri. Operasi itu dilakukan di RS Bina Estetika Jakarta tanggal 21 September lalu.

“Saya memohon maaf kepada Pak Prabowo Subianto yang kemarin tulus membela kebohongan yang saya buat,” kata Ratna di rumahnya, kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu, 3 September 2018. 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of